Ini Alasan Suzuki Gagal Total di MotoGP 2017

Dimas Satrio Utomo
Dimas Satrio Utomo 29 Dec 2017 - 13:22
Ini Alasan Suzuki Gagal Total di MotoGP 2017
Andrea Iannone (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Europe)

KabarOto.com - Bos Suzuki MotoGP, Davide Brivio, mengungkapkan alasan kegagalan timnya meraih hasil maksimal di MotoGP 2017 karena tidak adanya tim satelit yang bisa berbagi data pengembangan motor.

Saat comeback di MotoGP 2015, Suzuki memutuskan hanya menggunakan tim pabrikan di grid. Berbanding terbalik dengan Honda, Yamaha dan Ducati yang mempunyai tim pabrikan dan tim satelit.

Baca Juga:

Sebenarnya langkah Suzuki yang hanya menggunakan tim pabrikan saja berjalan sukses di tahun 2016. Kala itu Maverick Vinales mengakhiri musim MotoGP 2016 dengan berada di peringkat empat klasemen lewat raihan 202 poin.

Sayangnya di musim 2017 Suzuki gagal melanjutkan performa gemilang bersama pebalap baru, Andrea Iannone dan Alex Rins. Kedua pebalap Suzuki itu hanya mampu finish di tengah klasemen akhir MotoGp 2017, di mana Iannone di peringkat 13 (70 poin) dan Alex Rins di peringkat 16 (59 poin).

Brivio mengatakan, hasil buruk yang diraih Suzuki tahun 2017, mengharuskan dirinya mengupayakan membuat tim satelit di tahun depan, seperti dilansir Autosport, Jumat (29/12/17).

"Jika kita memiliki tim satelit, kita bisa mendapatkan lebih banyak informasi dan mungkin bakal berguna untuk pengembangan motor," aku Brivio.

"Kami ingin ada tim lain yang membantu kami, mendukung kami, dan ini adalah diskusi yang terjadi di dalam pabrik. Saya harap kami bisa melakukannya, dan untuk saat ini hanya itu yang bisa kami katakan," tutup Brivio.

Editor : ballian