KabarOto.com - Perjuangan pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) pada race pertama Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand, Sabtu (09/05/2026), menghadirkan hasil menjanjikan. Tim Merah Putih tampil kompetitif di beberapa kelas, Rheza Danica Ahrens sukses membawa pulang podium kedua dari kelas Asia Production (AP) 250.
Balapan AP250 berlangsung ketat sejak lampu start padam. Rheza langsung terlibat duel di barisan depan dan terus menjaga peluang kemenangan hingga lap terakhir. Pebalap bernomor #123 itu akhirnya finis di posisi kedua setelah pertarungan sengit sepanjang race.
Baca Juga: Pakai Pembalap Cadangan, Skuad Tanah Air Siap Podium Balap ARRC
"Balapan yang berat sejak awal, tapi saya berusaha semaksimal mungkin mengendalikan motor dan menjaga fokus mental di setiap putarannya. Di lap terakhir, saya mencoba menekan untuk merebut kemenangan, tapi ternyata belum cukup,” ujar Rheza usai balapan.
Meski belum berhasil naik podium tertinggi, hasil tersebut menjadi modal penting dalam perebutan poin kejuaraan musim ini.
Sementara itu, rekan setimnya Irfan Ardiansyah juga sempat menunjukkan kecepatan kompetitif pada awal balapan. Namun kendala yang muncul di paruh kedua race membuatnya kesulitan menjaga posisi di grup terdepan.
"Hari ini saya sudah berusaha semaksimal mungkin di lintasan. Di awal saya merasa cukup kompetitif, tapi setelah itu saya tidak bisa menempel grup terdepan,” kata Irfan.
Di kelas Supersport (SS) 600, Herjun Atna Firdaus tampil impresif setelah memulai balapan dari posisi ketujuh. Pebalap muda AHRT itu mampu merangsek ke depan dan nyaris merebut podium sebelum akhirnya finis di posisi keempat.
“Hasil yang lumayan bagus hari ini, start dari P7 dan finis P4. Kami memang agak kesulitan di beberapa area, terutama menjelang akhir balapan, tapi saya bisa mengatasinya,” ungkap Herjun.
Herjun optimistis bisa tampil lebih kuat pada race kedua dan memburu podium perdana musim ini.
Nasib berbeda dialami Fadillah Arbi Aditama yang menjalani balapan dengan kondisi belum sepenuhnya fit usai mengalami crash saat sesi kualifikasi. Fokus Arbi lebih diarahkan untuk menyelesaikan balapan dan mengumpulkan data pengembangan motor SS600 bersama tim.
“Kualifikasi berjalan sulit setelah insiden crash dan cedera yang saya alami, jadi fokus utama saya di balapan adalah mengatur ritme sebaik mungkin,” jelas Arbi.
Sedangkan di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, Mohammad Adenanta Putra harus menghadapi race yang tidak mudah. Masalah feeling pada ban depan membuatnya kesulitan tampil agresif dan memilih bermain aman demi mengamankan poin.
"Saya sama sekali tidak mendapat feeling yang bagus dengan ban depan sejak awal balapan, dan beberapa kali nyaris crash. Terlalu berisiko kalau saya memaksakan diri bertarung di rombongan depan,” kata Adenanta.
Baca Juga: 4 Pembalap Indonesia Siap Duduki Podium ARRC Buriram Thailand
Race kedua ARRC 2026 di Buriram diprediksi kembali berlangsung panas pada Minggu (10/5). AHRT berharap evaluasi setup dan performa motor bisa membawa hasil lebih maksimal, termasuk peluang tambahan podium untuk tim Indonesia.