KabarOto.com - Perkembangan teknologi robotika semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kabaroto.com melihat langsung peluncuran AiMOGA Mobo, robot humanoid pendamping keluarga pertama yang dikembangkan AiMOGA Robotics, perusahaan robotika di bawah naungan Chery Group, dalam acara AiMOGA Robotics Global Launch 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, China.
Mengusung tema “Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy”, acara ini dihadiri lebih dari 2.000 tamu dari berbagai negara, mulai dari perwakilan pemerintah, pelanggan, mitra bisnis, hingga awak media, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Chery Gandeng AiMOGA, Robot Humanoid hingga Kursi Roda Kendali Otak Dipamerkan
Mobo menjadi salah satu sorotan utama dalam peluncuran tersebut. Berbeda dari robot industri yang berfokus pada pekerjaan tertentu, Mobo dirancang untuk berinteraksi dengan manusia dan membantu aktivitas harian di lingkungan rumah.
Dengan tinggi sekitar 90 cm, robot ini memiliki desain yang menggunakan material lembut serta 22 derajat kebebasan gerak atau degrees of freedom (DoF). Bekal tersebut memungkinkan Mobo berjalan, menggerakkan tubuh, dan menunjukkan ekspresi gerak yang lebih komunikatif.
AiMOGA Mobo Dibekali Teknologi AI MoAgent
Dalam peluncuran yang disaksikan langsung Kabaroto.com, AiMOGA turut memperkenalkan MoAgent, teknologi yang menjadi bagian penting dalam pengembangan embodied intelligence atau kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan kemampuan fisik robot.
Teknologi ini memungkinkan Mobo memahami lingkungan sekitar, menerima perintah, menentukan langkah yang perlu dilakukan, hingga memberikan laporan hasil pekerjaan. Sistemnya menggabungkan persepsi spasial, pemrosesan interaksi, pengambilan keputusan, pengelolaan memori, serta pengendalian gerak.
Saat bergerak di lingkungan yang digunakan bersama manusia, Mobo juga dibekali kemampuan navigasi sosial. Robot dapat mengenali arah pergerakan orang, menyesuaikan kecepatan, memberikan jalan, dan menghindari orang lain.
Kemampuan tersebut menjadi penting ketika robot digunakan di rumah, tempat anggota keluarga bergerak dengan aktivitas berbeda-beda.
Dalam demonstrasi yang diperlihatkan, Mobo mampu menangani pemberitahuan rapat dan tugas inspeksi, merespons pertanyaan yang muncul secara tiba-tiba, kemudian melanjutkan pekerjaan sebelumnya. AiMOGA menyebut sistemnya dapat menjalankan hingga 16 tugas secara paralel dengan waktu respons terhadap interupsi kurang dari 0,2 detik.
Bisa Bercerita hingga Menemani Lansia
Tidak hanya menjalankan perintah, Mobo dirancang sebagai robot pendamping untuk berbagai generasi. Robot ini dapat mengenali objek, menjawab pertanyaan, bercerita, serta menemani anak-anak belajar bahasa Inggris melalui interaksi yang lebih menarik.
Bagi anggota keluarga lanjut usia, Mobo dapat menjadi teman berbincang sekaligus memberikan pengingat terhadap tugas yang sudah ditentukan pengguna.
Kemampuan tersebut didukung interaksi multimodal yang menyelaraskan bahasa, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Mobo juga mendukung lebih dari 20 bahasa, sehingga berpotensi digunakan oleh keluarga dengan latar belakang bahasa berbeda.
AiMOGA turut menyematkan memori jangka panjang agar robot dapat mengingat informasi dan pengalaman dari interaksi sebelumnya. Dengan begitu, percakapan berikutnya dapat berlangsung lebih berkesinambungan dan terasa personal.
Fitur Face ID membantu menghubungkan memori
Fitur Face ID membantu menghubungkan memori dengan masing-masing pengguna. Sementara itu, MogaCloud mendukung pemberian tugas jarak jauh dan pembaruan perangkat lunak melalui jaringan atau over-the-air (OTA).
Untuk pemrosesan berbasis cloud, AiMOGA menjelaskan bahwa data yang memenuhi persyaratan akan melalui proses penghilangan identitas pada perangkat serta pemeriksaan keamanan sebelum digunakan untuk pembelajaran dan validasi.

“Berikan Mobo sebuah tugas, dan robot ini dapat memahami apa yang perlu dilakukan, menjalankan tugas tersebut, serta melaporkan hasilnya,” ujar Peng Xia, Executive Vice President AiMOGA Robotics.
Baca Juga: AiMOGA Perkenalkan Teknologi Robotika ke Kampus Indonesia, Buka Peluang Kolaborasi
Kehadiran Mobo memperlihatkan bagaimana pengembangan robotika mulai diarahkan untuk mendukung aktivitas manusia di luar lingkungan industri. Meski demikian, penerapan robot pendamping keluarga dalam penggunaan sehari-hari nantinya juga akan bergantung pada kemampuan, keandalan, keamanan, serta kemudahan pengoperasiannya.