KabarOto.com - Sejumlah pengguna BBM subsidi di berbagai wilayah mengeluhkan hilangnya kode QR (QR Code) pada aplikasi MyPertamina maupun laman Subsidi Tepat secara mendadak. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan pemilik kendaraan yang bergantung pada Pertalite dan Biosolar untuk mobilitas harian.
Kejadian yang mulai marak dilaporkan pada April 2026 ini bukan merupakan tanda pemblokiran sepihak, melainkan bagian dari langkah sinkronisasi data besar-besaran yang dilakukan oleh pihak Pertamina.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Hari Ini, Ada yang Tembus Rp23.900 Per Liter
Seperti dilansir Instagram Pertamina Contact Center, fenomena ini terjadi karena adanya kebijakan cleansing data atau pembersihan data pengguna. Langkah ini bertujuan untuk memastikan subsidi energi benar-benar tepat sasaran dan memvalidasi ulang identitas kendaraan yang terdaftar dalam sistem.

"Tidak perlu khawatir, jika terjadi kendala terkait Kode QR BBM Subsidi Tepat segera hubungi Pertamina Contact Center 135 untuk bantuan lebih lanjut," tulis @pertamina.135.
Bagi masyarakat yang mengalami masalah ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan status secara mandiri melalui laman resmi subsiditepat.mypertamina.id.
Jika status kendaraan kembali menjadi 'Belum Terdaftar', pengguna diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang dengan mengunggah kembali dokumen pendukung seperti KTP, STNK, dan foto kendaraan tampak samping serta depan yang memperlihatkan pelat nomor secara jelas.
Pihak Pertamina juga mengimbau pengguna untuk tetap tenang dan dapat menghubungi layanan pelanggan di nomor 135 jika menemui kendala teknis lebih lanjut selama proses pendaftaran ulang.