KabarOto.com - Nama Beijing Auto Works (BAW) mulai mencuri perhatian menjelang GIIAS 2026. Pameran otomotif tersebut akan diselenggarakan pada 30 Juli - 9 Agustus 2026 di ICE, BSD City, Tangerang.
Salah satu model yang paling berpotensi dibawa ke Indonesia adalah BAW 212, SUV off-road modern bergaya klasik dengan teknologi canggih.
BAW 212 sebenarnya bukan model baru. Mobil ini merupakan evolusi dari BJ212 yang sudah eksis sejak era 1960-an sebagai kendaraan militer di China.
Kini, model tersebut hadir dengan pendekatan yang lebih modern tanpa meninggalkan karakter utamanya sebagai kendaraan tangguh untuk berbagai medan.
Bodinya menggunakan konstruksi body-on-frame atau ladder frame, yang memang dikenal kuat untuk penggunaan di medan berat.
Dimensi dan Interior BAW 212
Secara dimensi, BAW 212 versi terbaru hadir dengan ukuran yang cukup besar untuk kelasnya. Panjangnya mencapai sekitar 4.705 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.936 mm, dengan jarak sumbu roda 2.860 mm.
Ground clearance yang ditawarkan juga cukup tinggi, berkisar antara 235 hingga 256 mm.
Dari sisi eksterior, BAW 212 tetap muncul dengan DNA khas militernya. Garis bodi yang tegas dan boxy, lampu depan bulat, serta grille minimalis menjadi identitas utama.
Baca Juga: Jetour T1 Hadir di Indonesia, SUV Hybrid Futuristis dengan Teknologi i-DM
Lalu, penggunaan ban off-road semakin menjawab kalau BAW 212 sebagai spesies petualang. Beberapa varian juga dilengkapi aksesori tambahan seperti snorkel, roof rack, hingga winch, yang semakin menegaskan peruntukannya sebagai kendaraan yang kental di jalur off-road.
Masuk ke dalam kabin, interiornya punya dasbor yang sederhana dengan desain tegak. Fitur dasar seperti sistem infotainment, pendingin udara, hingga pengaturan kursi elektrik pada varian tertentu tetap tersedia.
Spesifikasi Mesin BAW 212
Untuk urusan performa, BAW 212 dibekali beberapa pilihan mesin yang cukup menarik. Salah satunya adalah mesin turbo 2.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 248 dk dengan torsi mencapai 410 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan.
Selain itu, tersedia juga opsi mesin turbo 2.400 cc bertenaga sekitar 211 dk dan torsi 320 Nm yang dikombinasikan dengan transmisi manual.
Sistem penggeraknya sudah menggunakan part-time 4WD lengkap dengan mode high dan low range, serta differential lock pada varian tertentu.
Konfigurasi ini memastikan mobil mampu menghadapi berbagai kondisi jalan, dari aspal hingga medan ekstrem.
Fitur yang ditawarkan BAW 212 juga lebih berorientasi pada kebutuhan off-road. Beberapa di antaranya meliputi differential lock, snorkel, winch, serta penggunaan ban all-terrain atau mud-terrain.
Di sisi lain, fitur keselamatan modern seperti ADAS belum menjadi fokus utama pada model ini, mengingat mobil ini lebih fokus terhadap ketahanan.
Harga BAW 212
Dari segi harga, BAW 212 tergolong sangat kompetitif di pasar asalnya, Tiongkok. Mobil ini dijual mulai dari kisaran 99.900 hingga 129.900 yuan, atau setara sekitar Rp260 jutaan hingga Rp340 jutaan.
Jika masuk ke Indonesia dalam bentuk impor utuh, harga tersebut kemungkinan akan naik dan berada di kisaran Rp350 juta hingga Rp500 jutaan, tergantung spesifikasi dan strategi distribusi.
Baca Juga: BAIC BJ40 Pro REEV akan Masuk Indonesia Menjadi BJ41, Meluncur di GJAW 2026?
Peluang Kehadiran BAW 212 di GIIAS 2026
Melihat tren pasar otomotif Indonesia, peluang kehadiran BAW 212 di GIIAS 2026 terbilang cukup besar. Segmen SUV off-road saat ini sedang mengalami peningkatan minat, didorong oleh popularitas model seperti Jetour T2 dan GWM Tank 300.
Jika mengikuti pola yang umum diterapkan oleh pabrikan asal Tiongkok saat memasuki pasar baru, BAW kemungkinan tidak akan langsung menghadirkan banyak varian sekaligus.
Lineup awal BAW 212 diprediksi akan dibuat sederhana dengan dua opsi utama, yakni varian entry level 212 2.0T 4x2 untuk konsumen dengan kebutuhan penggunaan harian, serta varian 212 2.0T 4x4 yang akan berperan sebagai tulang punggung penjualan karena menawarkan keseimbangan antara kemampuan off-road dan kenyamanan.
Kondisi ini membuka peluang bagi BAW untuk masuk dengan penawaran lebih terjangkau tapi tetap tangguh.
Baca Juga: GWM Tank 300 Hi4-T Terbaru Tawarkan Torsi yang Lebih Besar, DIbanderol Rp559 Jutaan
Selain itu, positioning BAW 212 juga terbilang unik. Mobil ini bisa mengisi celah pasar sebagai SUV off-road murni dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan rivalnya.
Jika benar hadir di GIIAS 2026, BAW 212 berpotensi menjadi salah satu model yang menarik perhatian, terutama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan 4x4 dengan kemampuan off-road serius namun dengan harga yang masih relatif terjangkau.