KabarOto.com - Lance Stroll (Aston Martin) akan menerima penalti posisi start di F1 Spanyol, setelah tim memutuskan untuk memasang sejumlah komponen mesin baru.
Mobil AMR26 milik Stroll kini menggunakan mesin pembakaran internal, turbo, MGU-K kelima, unit penyimpanan energi keenam dan PU-ANC ketujuh.
Baca juga: Kejutan Monza! Pierre Gasly Rebut Pole Position F1 Italia 2026
Start dari Posisi Belakang
Sesuai peraturan, pelanggaran pertama terkait batas alokasi komponen unit daya akan dikenai penalti penurunan posisi start sebanyak 10 tempat, sedangkan pelanggaran kedua (dan seterusnya) mengakibatkan penurunan posisi start sebanyak lima tempat, di mana semua penalti dalam satu ajang balap yang sama diberlakukan secara kumulatif.
Dalam kasus ini, penggunaan energy store keenam dan MGU-K kelima masing-masing dikenai penalti penurunan posisi start lima tempat, sementara penggunaan mesin pembakaran internal kelima, turbo kelima, dan PU-ANC ketujuh masing-masing dikenai penalti penurunan posisi start 10 tempat. Oleh karena itu, Stroll dikenai penalti penurunan posisi start sebanyak 40 tempat.
Jika seorang pembalap menerima penalti yang melebihi 15 posisi start, ia tetap diwajibkan untuk memulai balapan dari posisi paling belakang.
Baca juga: Berita F1: Pierre Gasly Harus Puas Posisi Tujuh, Klasemen Sementara Kimi Antonelli Unggul
Aston Martin Masih Bermasalah
Aston Martin menghadapi masalah keandalan di Sirkuit Madring, Stroll mengalami kendala yang diduga terkait tekanan air sehingga ia tidak dapat mencatatkan waktu pada sesi kualifikasi.
Pada hari Jumat, pembalap asal Kanada itu juga mengalami masalah yang diduga terkait baterai menjelang akhir sesi Latihan Bebas 2.
Sedangkan rekan setimnya, Fernando Alonso, juga mengalami masalah kopling pada sesi latihan pertama hari itu, sebelum melanjutkan programnya di sesi kedua.