KabarOto.com - Menjelang periode mudik Lebaran, Chery Indonesia membagikan panduan bagi para pengguna kendaraan listrik agar perjalanan jarak jauh dapat berlangsung aman, nyaman, dan efisien. Persiapan kendaraan serta perencanaan rute menjadi faktor penting untuk memastikan pengalaman berkendara bersama keluarga tetap lancar selama perjalanan.
“Perjalanan mudik dengan kendaraan listrik pada prinsipnya tetap aman dan nyaman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik. Kami selalu menyarankan pelanggan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi sebelum perjalanan, sekaligus merencanakan rute termasuk titik pengisian daya agar perjalanan dapat berlangsung lebih tenang dan efisien,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.
Secara umum, persiapan mudik dengan mobil listrik tidak jauh berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Namun terdapat beberapa komponen penting yang perlu diperiksa untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan.
Baca Juga: Chery Hadirkan 22 Bengkel Siaga dan Servis Khusus Lebaran, Cek di Sini

Sebelum melakukan perjalanan, pemilik kendaraan listrik disarankan untuk melakukan pengecekan pada beberapa komponen
- Sistem pengereman untuk memastikan respons pengereman tetap optimal
- Kondisi dan tekanan ban guna menjaga stabilitas kendaraan
- Sistem pendingin (coolant) agar suhu komponen tetap ideal
- Baterai 12 volt yang mendukung sistem kelistrikan kendaraan
Baca Juga: Mudik Lebaran Pakai Motor? Ini Tips dari Instruktur Safety Riding

Selain kondisi kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi aspek penting dalam menjaga efisiensi energi kendaraan listrik. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga efisiensi energi selama perjalanan.
- Pastikan baterai kendaraan terisi hingga 100% sebelum berangkat
- Rencanakan rute perjalanan serta lokasi SPKLU di sepanjang jalur mudik
- Hindari beban kendaraan berlebihan
- Gunakan gaya berkendara halus dan stabil (di bawah 100 kpj)
- Pastikan tekanan ban optimal
- Gunakan AC kabin secara bijak untuk menjaga konsumsi energi
"Bagi pemilik kendaraan listrik yang tidak membawa mobilnya saat mudik, menjaga kondisi baterai tetap stabil juga perlu diperhatikan. Jika kendaraan ditinggalkan selama 1–2 minggu, disarankan minimal State of Charge (SOC) baterai minimal 50 persen sebelum ditinggalkan," katanya.
Dalam kondisi normal, aki 12 volt tidak perlu dilepas karena sistem kendaraan telah dirancang untuk mengatur konsumsi daya secara efisien saat mobil tidak digunakan. Namun apabila kendaraan ditinggalkan dalam waktu lebih lama, melepas terminal aki 12 volt dapat menjadi langkah preventif untuk menghindari pelemahan baterai.