OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Farizon SuperVan Mulai Dilirik untuk Transportasi Intercity

Kusnadi Chahyono - Rabu, 12 Agustus 2026
OtoKomersial

KabarOto.com - Industri transportasi darat antar daerah terus mengalami transformasi besar seiring meningkatnya kebutuhan akan mobilitas berkelanjutan dan efisiensi operasional. Menjawab tantangan tersebut, Farizon SuperVan mulai dilirik sebagai alat transportasi antar daerah, dipelopori oleh PT Day Trans (Daytrans) yang secara resmi mengoperasikan delapan unit armada van listrik (EV) tersebut sejak Senin (10/8).

Langkah ini menandai transisi energi bertahap Daytrans dari bahan bakar minyak (BBM) menuju listrik secara terukur. Di tengah melesatnya permintaan rute strategis antar daerah seperti koridor Jakarta–Bandung dan wilayah perkotaan terhubung di Jawa, kehadiran van listrik komersial ini diyakini menjadi standar baru layanan shuttle intercity.

Bagi Daytrans, elektrifikasi bukan sekadar mengikuti tren teknologi atau mengganti jenis kendaraan, melainkan transformasi bisnis dan operasional jangka panjang. Perusahaan memilih mempersiapkan diri sejak dini agar siap menghadapi masa depan industri transportasi, alih-alih menunggu perubahan menjadi sebuah keharusan.

Baca Juga: Mitsubishi Motors Raih 3.212 SPK di GIIAS 2026, New Xforce HEV Laris!

“Peralihan ini tentu merupakan sebuah perjalanan. Melalui Farizon SuperVan, kami ingin mendapatkan pengalaman nyata mengenai bagaimana kendaraan listrik diintegrasikan ke dalam operasional transportasi, sekaligus mempersiapkan ekosistem dan sumber daya kami untuk menghadapi era mobilitas berikutnya,” ujar Yosepha Melani Darmawan, Direktur PT DAY TRANS

Dari Transformasi Armada Menuju Bisnis Berkelanjutan

Penggunaan kendaraan listrik memberikan peluang bagi industri transportasi untuk mengevaluasi kembali berbagai aspek operasional, mulai dari pola perjalanan (routing management), efisiensi biaya energi, hingga perawatan kendaraan berkala yang lebih efisien.

Transformasi ini selaras dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang mendorong pengurangan jejak karbon dan efisiensi energi guna menekan laju pemanasan global. Melalui Farizon SuperVan, Daytrans mempelajari berbagai aspek penting dalam implementasi kendaraan listrik, termasuk kesiapan operasional, kebutuhan infrastruktur pengisian daya (SPKLU), pola penggunaan harian, serta respons pelanggan terhadap pengalaman menggunakan kendaraan listrik antar kota.

“Kami tidak ingin melihat elektrifikasi hanya dari sisi kendaraannya. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh ekosistemnya dapat dipersiapkan, mulai dari armada, operasional, infrastruktur, sumber daya manusia, hingga pengalaman pelanggan,” yakin Yosepha Melani Darmawan, Direktur PT DAY TRANS.

Menjawab Tantangan Bisnis Transportasi Intercity Masa Depan

Pelanggan transportasi antar daerah saat ini semakin mengutamakan aspek keselamatan, teknologi, dan keberlanjutan. Merespons kebutuhan tersebut, Daytrans mengadopsi EV Farizon SuperVan yang telah dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Fitur-fitur keselamatan aktif pada armada ini meliputi:

Fitur cerdas ini secara proaktif membantu pengemudi dan meminimalisir risiko perjalanan antar kota, memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Ungkap Rahasia Teknologi Efisiensi di Audi A2 e-tron

Farizon EV Sebagai Awal Transisi Berbasis Data

Penggunaan Farizon SuperVan merupakan awal dari ekspansi elektrifikasi Daytrans secara bertahap. Sebelum memperluas skala armada ke lebih banyak rute antar daerah, perusahaan akan mengevaluasi kesiapan teknologi, daya tahan baterai pada jalur intercity, serta aspek ekonomi operasional.

Manajemen meyakini bahwa belajar dari implementasi awal ini akan menjadi landasan berbasis data (data-driven) untuk langkah strategis berikutnya, guna memastikan standar operasional dan kenyamanan penumpang tetap terjaga di level tertinggi.

Baca Artikel Asli