OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Honda CB1000F 2026, Motor Retro dengan Teknologi dan Performa Modern

Bimo Hariyadi - Senin, 08 Juni 2026
OtoNews Motor

KabarOto.com - Honda kembali menghidupkan nuansa motor klasik, dengan kehadiran CB1000F 2026 untuk pasar Amerika Serikat. Kuda besi ini, mengusung desain yang terinspirasi dari CB legendaris akhir 1970-an, memadukan tampilan retro dengan teknologi dan performa modern.

Dibanderol mulai USD10.599 atau sekitar Rp190.782.000, Honda CB1000F hadir sebagai pilihan menarik di segmen naked bike bergaya klasik. Harga tersebut lebih rendah dibanding Kawasaki Z900RS ABS maupun Honda CB1000 Hornet SP yang menjadi basis pengembangannya.

Desain Klasik ditambah Sentuhan Balap Legendaris

Secara visual, CB1000F mengambil inspirasi dari Honda CB750F 1979 dan CB900F. Garis desain tangki, bentuk bodi, hingga pilihan grafis memberikan nuansa motor era keemasan Honda. Beberapa elemen bahkan mengingatkan pada motor balap CB-F 1023 cc yang pernah digunakan oleh Freddie Spencer.

Baca Juga: Cek Harga Honda PCX 160 Juni 2026, Termahal Rp41 Jutaan

CB1000F mengambil inspirasi dari Honda CB750F 1979 dan CB900F

Meski tampil klasik, motor ini bukan sekadar CB1000 Hornet SP yang diberi balutan retro. Honda melakukan sejumlah penyesuaian untuk menciptakan karakter berkendara yang berbeda.

Mesin 1.000 cc dengan Karakter Lebih Bersahabat

Dapur pacu Honda CB1000F masih mengandalkan mesin empat silinder segaris DOHC 1.000 cc yang berasal dari keluarga mesin CBR1000RR generasi 2017. Namun, Honda melakukan penyetelan ulang agar motor lebih nyaman digunakan di jalan raya.

Tenaga maksimalnya mencapai 122 dk, lebih rendah dibanding CB1000 Hornet SP yang mencapai 155 dk. Meski demikian, tenaga maksimal hadir pada putaran mesin bawah, sehingga respons akselerasi terasa lebih mudah dinikmati untuk sehari-hari.

Untuk torsinya mencapai 103 Nm, hanya sedikit di bawah Hornet SP. Keunggulannya, torsi tersebut tersedia lebih cepat sehingga memberikan dorongan tenaga yang lebih instan saat berkendara.

Honda melakukan revisi pada camshaft, sistem saluran udara masuk, serta rasio transmisi.

Untuk mencapai karakter tersebut, Honda melakukan revisi pada camshaft, sistem saluran udara masuk, serta rasio transmisi. Gigi pertama dan kedua dibuat lebih responsif untuk membantu akselerasi, sementara gigi tiga hingga enam dirancang lebih panjang agar putaran mesin tetap rendah saat melaju di kecepatan tinggi.

Dilengkapi Teknologi Keselamatan Modern

Walaupun mengusung desain lawas, fitur yang ditawarkan CB1000F sangat modern. Motor ini dibekali IMU enam sumbu yang memungkinkan berbagai sistem elektronik bekerja lebih presisi.

Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara standar, yaitu Sport, Standard, dan Rain, serta dua mode tambahan yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan. Selain itu, tersedia fitur kontrol traksi, pengaturan engine brake, cornering ABS, ride-by-wire, smart key, pencahayaan LED, serta layar TFT 5 inci yang mendukung konektivitas smartphone.

Sasis dan Suspensi Dirancang untuk Kenyamanan

Honda mempertahankan rangka twin-spar yang juga digunakan pada Hornet SP. Namun, bagian subframe dibuat lebih kaku untuk meningkatkan kenyamanan pengendara dan penumpang.

Di sektor suspensi, CB1000F menggunakan garpu depan Showa SFF-BP 41 mm dan suspensi belakang Showa Pro-Link monoshock. Sistem pengereman mengandalkan kaliper radial Nissin empat piston yang dipadukan dengan cakram ganda berdiameter 310 mm di bagian depan.

Berbeda dengan Hornet SP, model ini tidak menggunakan kaliper Brembo Stylema maupun shock belakang Öhlins. Langkah tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat harga jualnya lebih kompetitif.

Baca Artikel Asli