Bridgeout.id - BMW Group resmi memperkenalkan terobosan terbaru dalam teknologi penyimpanan hidrogen yang akan disematkan di model BMW iX5 Hydrogen. Melalui sistem BMW Hydrogen Flat Storage, pabrikan asal Jerman ini berhasil mengoptimalkan ruang penyimpanan bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan interior.
Inovasi tersebut memungkinkan kendaraan memiliki jangkauan berkendara yang jauh lebih luas, yakni mencapai 750 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Sistem penyimpanan terbaru ini mengusung konsep desain "Flat Tank" yang terdiri dari tujuh tangki bertekanan tinggi berbahan komposit serat karbon. Berbeda dengan tabung silinder konvensional yang memakan ruang, tangki-tangki ini disusun secara paralel dalam bingkai logam yang kokoh.
Baca Juga: Volvo Trucks Mulai Uji Jalan Truk Bertenaga Hidrogen
Desain modular tersebut memungkinkan sistem hidrogen terintegrasi sempurna dengan platform kendaraan, sehingga model fuel cell dapat diproduksi di lini perakitan yang sama dengan varian bermesin bensin maupun elektrik.
Dr. Joachim Post, Anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab atas pengembangan, mengibaratkan proses instalasi ini seperti permainan Tetris. Menurutnya, konsep penyimpanan baru ini memungkinkan sistem penggerak hidrogen masuk ke dalam struktur BMW X5 secara presisi dan hemat ruang.
Hal ini merupakan wujud nyata dari strategi keterbukaan teknologi (technology openness) yang diusung BMW, di mana konsumen mendapatkan sistem penggerak terbaik tanpa adanya kompromi pada fungsionalitas kendaraan.
Dari sisi performa, unit penyimpanan ini mampu menampung setidaknya tujuh kilogram hidrogen dengan tekanan 700 bar. Salah satu keunggulan utamanya adalah kecepatan pengisian daya yang menyerupai mobil konvensional, yakni kurang dari lima menit dari kondisi kosong.
Teknologi ini dikombinasikan dengan sistem fuel cell generasi ketiga (Gen3) yang lebih efisien dan bertenaga, serta didukung oleh perangkat lunak kontrol sasis Heart of Joy untuk menjaga sensasi berkendara khas BMW.
Baca Juga: Toyota Mirai Tahun 2026, Pionir dalam Mobilitas Hidrogen
Keamanan juga menjadi aspek prioritas dalam pengembangan tangki hidrogen ini. Dengan menempatkan tangki di dalam struktur bawah kendaraan, komponen tersebut mendapatkan perlindungan mekanis maksimal jika terjadi benturan.
Selain itu, penggunaan spesifikasi geometris yang seragam untuk komponen penyimpanan energi ini membantu menekan kompleksitas teknis dan biaya produksi, yang pada akhirnya akan mempercepat skalabilitas produksi massal.
Langkah strategis ini menjadi fondasi kuat bagi BMW Group untuk memasukkan iX5 Hydrogen ke dalam jaringan produksi global secara luas pada tahun 2028. Dengan mengintegrasikan teknologi fuel cell ke dalam seri X5, BMW berupaya mendiversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada satu jenis infrastruktur saja.
Inovasi kali ini membuktikan bahwa hidrogen merupakan solusi nyata untuk mobilitas elektrik jarak jauh dengan waktu tunggu pengisian yang sangat singkat.