KabarOto.com - Aprilia Racing tengah berupaya keras agar kandidat juara dunia MotoGP, Jorge Martin, bisa kembali turun lintasan pada Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan depan.
Peluang perebutan gelar juara dunia sempat diwarnai insiden menegangkan ketika Martin mengalami kecelakaan berkecepatan tinggi dalam duel sengit melawan rival utamanya, Marc Marquez, pada sesi Sprint Race di Phillip Island.
Baca Juga: Gagal Balap dari Posisi Menguntungkan, Veda Ega Pratama Legowo
Insiden Patah Tulang Jorge Martin
Insiden tersebut memaksa pembalap asal Spanyol itu kehilangan puncak klasemen serta menderita patah tulang pergelangan tangan kanan, yang membuatnya harus absen dari balapan utama Grand Prix Australia.
Kendati demikian, secercah harapan muncul setelah hasil pemindaian CT lanjutan membawa kabar baik. Pemeriksaan medis menepis adanya dugaan patah tulang kedua dan mengonfirmasi bahwa cedera pada tulang radius tersebut tidak disertai pergeseran.
Selain itu, keputusan pembatalan balapan hari Minggu akibat cuaca buruk membuat selisih poin di klasemen tetap aman di angka 10 poin. Sebelum pembatalan resmi diumumkan, Team Manager Aprilia, Paolo Bonora, sempat mengungkapkan kelegaannya kepada reporter pit-lane MotoGP, Jack Appleyard.
"Kemarin Jorge tampil sangat agresif dan menyuguhkan banyak aksi menyalip yang luar biasa. Ia membuktikan punya kecepatan balap yang sangat baik. Kecelakaannya memang besar, tetapi kami bersyukur kondisinya kini baik-baik saja dan suasana hatinya cukup positif,” ujar Bonora.
Baca Juga: Cat Livery Balap atau Motorsport, Ini yang Penting di Highlight
Ambisi Jorge Martin Langsung Ikut Seri Berikutnya
Bonora juga memastikan bahwa berdasarkan evaluasi medis terkini, Martin kemungkinan besar tidak memerlukan tindakan operasi. Situasi ini membuat pihak tim semakin optimis untuk mempersiapkan sang pembalap agar bisa langsung ambil bagian dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sepang.
“Kami tentu akan mengupayakannya, dan Jorge sendiri adalah orang pertama yang berjuang demi tujuan ini. Namun, kami tetap harus menunggu lampu hijau dari tim medis,” tambah Bonora kepada TNT Sports. “Hal paling krusial adalah tidak adanya fraktur yang disertai pergeseran tulang.”
Dengan nihilnya perolehan poin baik bagi Marquez maupun Martin di Phillip Island, persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini dipastikan masih terbuka sangat lebar. Seri di Sepang sendiri akan menjadi pembuka dari empat putaran pamungkas musim ini, dengan asumsi rangkaian balapan berikutnya berjalan sesuai rencana.

