OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Penasaran, Begini Ini Jadinya Kalau Salah Isi Jenis BBM Kendaraan

Kipli - Minggu, 04 Oktober 2026
OtoTips Tips Mobil Tips Motor

KabarOto.com - Salah atau keliru dalam pengisian bahan bakar minyak di SPBU, seperti memasukkan bensin ke mobil bermesin diesel atau sebaliknya, memang tergolong jarang terjadi.

Kendati demikian, kekeliruan ini tidak dapat dianggap sepele karena perbedaan karakteristik bahan bakar secara langsung memengaruhi kinerja mesin dan berpotensi memicu kerusakan fatal pada komponen kendaraan.

Baca Juga: Perlakuan Mobil Diesel Terkait Kebijakan Biosolar B50, Simak Ini

Langkah Dasar Pencegahaan Salah Isi BBM

Langkah krusial pertama yang harus diambil ketika menyadari terjadinya kesalahan pengisian adalah tidak menyalakan atau menjalankan kendaraan. Pada mobil bensin yang terisi solar, mesin umumnya akan sangat sulit dihidupkan akibat ketidaksesuaian mekanisme pembakaran.

"Memaksa kendaraan tetap beroperasi dalam kondisi ini hanya akan memperparah risiko gangguan pada ruang bakar," kata Shendy Andhika dari Curb Motorsport.

Sementara itu, mobil bermesin diesel yang terisi bensin masih dapat menyala karena tingginya kompresi dan suhu ruang bakar. Namun, bensin yang tidak memiliki sifat pelumas seperti solar dapat merusak sistem injeksi bahan bakar.

"Gejala awal yang muncul biasanya berupa penurunan tenaga hingga suara knocking (ngelitik), yang jika dibiarkan akan berujung pada kerusakan komponen mesin yang sangat serius," tambahnya.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih fatal, menurutnya pengemudi disarankan segera memarkirkan kendaraan di area aman dan mematikan kontak mesin. Proses perbaikan wajib diserahkan kepada teknisi profesional untuk menguras habis bahan bakar yang tidak sesuai serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem suplai bahan bakar sebelum kendaraan diisi kembali dengan jenis BBM yang benar.

Baca Juga: Modifikasi EGR pada Mesin Diesel Common Rail, Ini Kata Ahlinya

Menghindari Kekeliruan Pengisian BBM

Untuk mencegah terjadinya kekeliruan, pengemudi diimbau menerapkan kebiasaan proaktif saat berada di SPBU, salah satunya dengan selalu turun dari kendaraan selama proses pengisian.

Selain memastikan aspek keselamatan, pengemudi dapat memantau secara langsung jenis bahan bakar yang dimasukkan ke dalam tangki serta menghindari potensi kesalahan komunikasi dengan petugas.

Komunikasi yang jelas mengenai jenis BBM dan nominal yang diinginkan, pemahaman terhadap warna nozzle dispenser, hingga verifikasi akhir melalui struk pembayaran merupakan langkah preventif yang sangat efektif.

Dengan meningkatkan ketelitian serta memantau proses pengisian dari awal hingga selesai, kekeliruan pengisian BBM di SPBU dapat diminimalkan secara optimal.

Baca Artikel Asli