KabarOto.com - Honda melakukan recall terhadap 98.892 unit mobil buatannya di Amerika Serikat. Penarikan kembali ini dilakukan karena terdapat masalah pada komponen airbag.
Dituliskan Autoblog, recall ini terdampak untuk merek Honda dan Acura berdasarkan rilis dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).
Masalahnya adalah pada sensor berat penumpang kursi depan yang bisa retak dan korsleting. Akibatnya bisa membuat airbag pada bagian depan dan lutut penumpang mengembang tidak normal saat terjadi benturan.
Baca Juga : Kabin Mewah Kahn Design untuk Toyota GR Yaris, Intip Yuk
Permasalahan semakin serius, karena sistem airbag modern pada mobil-mobil terkini, dirancang untuk menyesuaikan pengembangannya berdasarkan ukuran dan bobot penumpang.
Pada kasus tertentu, misal seperti diduduki anak-anak bahkan bayi yang ditempatkan pada car seat dan orang dewasa bertubuh kecil, airbag seharusnya tidak akan karena bisa mengakibatkan risiko cedera berlebih.
Biang keladinya adalah perubahan material yang digunakan oleh suplier airbag Honda. Material yang dipakai menjadi dasar di papan sirkuit sensor berat kursi.
Akibatnya papan sirkuit mendapat tekanan berlebih yang bisa meretakkan kapasitor dan memicu korselting. Perubahan material ini terjadi karena adanya gangguan produksi akibat bencana alam, yang menimpa fasilitas salah satu pemasok tingkat kedua.
Baca Juga : Upgrade Performa Suzuki Jimny Anyar, Tipe 3 dan 5 pintu
Ada pun model yang terdampak recall ini, termasuk Honda Accord produksi 2016-2022, Accord Hybrid 2017-2022, Civic 2016-2022, CR-V 2017-2022, Odyssey 2018-2026, Pilot 2017-2022, hingga Acura MDX, RDX, dan TLX dari berbagai tahun produksi.
Honda mengatakan jika masalah ini telah memicu lebih dari 200 klaim garansi. Pemilik kendaraan akan menerima pemberitahuan resmi melalui surat, mulai 6 Juli 2026.