KabarOto.com - Tekanan pada sektor transportasi darat kembali meningkat seiring isu penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di Indonesia mulai April 2026. Kenaikan biaya operasional tersebut membuat masyarakat mulai melirik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dengan harga terjangkau.
Memasuki 2026, pasar otomotif Indonesia kedatangan banyak pemain baru kendaraan listrik dengan harga kompetitif. Untuk lebih jelasnya, berikut daftar mobil listrik paling terjangkau yang bisa menjadi opsi strategis di tengah tren kenaikan harga BBM.
Baca Juga: Bayang-Bayang Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Bagi Masyarakat
Segmen di Bawah Rp200 Juta
Rentang harga ini menjadi kelas paling diburu oleh konsumen perkotaan yang ingin bebas dari ketergantungan BBM.
- Seres E1 (Type B): Rp 189.000.000.
- BYD Atto 1: Rp 199.000.000.
- Changan Lumin: Rp 183.000.000.
- Vinfast VF3 : Rp 192.280.000

Segmen Rp200 Juta – Rp300 Juta
Jika Anda membutuhkan jarak tempuh lebih jauh atau fitur kenyamanan lebih, rentang harga ini menawarkan opsi cukup menarik.
- VinFast VF5: Rp 272.350.000.
- Wuling Air ev : Rp 214.000.000.
- Geely EX2: Rp 255.000.000.
Baca Juga: Kembalikan Performa Mobil Listrik Pasca Mudik Lebaran, Yuk Simak
Selain BBM, mobil ramah lingkungan ini juga memiliki beberapa keunggulan, salah satunya bebas ganjil genap untuk pengguna Jakarta, serta minimnya komponen bergerak (tidak ada oli mesin, filter bensin, busi) sehingga biaya servis berkala jauh lebih ringan.