KabarOto.com - Produsen otomotif ultra-mewah asal Inggris, Rolls-Royce Motor Cars, kembali memukau dunia dengan memperkenalkan Rolls-Royce Phantom Regatta.
Mahakarya unik berstatus one-of-one alias hanya diproduksi satu unit di dunia. Sedianya Regatta ini menggunakan basis Phantom Extended dan dijadwalkan melakukan debut globalnya pada ajang bergengsi Goodwood Festival of Speed 2026.
Kehadiran sedan super-mewah ini menjadi penghormatan visual terhadap estetika kapal pesiar balap yang kerap menghiasi pantai selatan Inggris.
Inspirasi Panorama Alam
Inspirasi utama dari proyek Bespoke ini lahir langsung dari panorama alam Solent dan Chichester Harbour, dua kawasan perairan ikonik yang dapat terlihat langsung dari area Goodwood Estate.
Selain keindahan alamnya, wilayah pesisir ini memiliki ikatan sejarah yang sangat kuat dengan salah satu pendiri merek, Sir Henry Royce. Rumah kediaman pribadi mendiang Sir Henry, yang bernama Elmstead, terletak di desa West Wittering dan hanya berjarak sekitar delapan mil dari markas besar Rolls-Royce masa kini.
Phantom Regatta merupakan buah karya luar biasa dari para desainer, insinyur, dan pengrajin kami di Goodwood yang terinspirasi oleh keindahan perairan di halaman rumah mereka sendiri. Mobil ini membawa jiwa dunia yachting mulai dari pilihan warna, material, hingga sensasi kecepatannya ke dalam ruang kabin Phantom Extended yang sangat tenang,
ujar Phil Fabre de la Grange, selaku Head of Bespoke Rolls-Royce Motor Cars.
Perihal tatanan sektor eksterior, kemewahan kapal pesiar mewah diaplikasikan melalui skema warna eksterior two-tone. Bagian atas bodi dibalut warna Regatta Blue yang pekat menyerupai lautan dalam, sementara bagian bawahnya diberi kelir English White.
Kombinasi yang diaplikasikan secara manual melibatkan seniman tangan terampil ini meniru garis batas air tempat lambung kapal pesiar bertemu dengan permukaan laut. Tampilan kokohnya dipertegas oleh pelek cakram berukuran 22 inci dengan finishing polesan penuh berkilau layaknya cermin.
Atmosfer Kapal Pesiar
Menikmati bagian kabin, nuansa interior dirancang untuk membangkitkan atmosfer kapal pesiar yang sedang berlayar penuh. Area kokpit depan didominasi oleh kulit premium berkelir Navy Blue yang menggambarkan lautan dalam, sementara ruang penumpang belakang dilapisi warna Grace White yang melambangkan kain layar.
Detail jahatan, pipa pembatas kursi, hingga lingkar kemudi memadukan kedua warna tersebut secara harmonis dengan bordir monogram 'RR' berwarna Turchese (biru toska air pantai).
Kemewahan sejati terpancar pada meja piknik lipat di bagian belakang yang menghabiskan waktu pengerjaan hingga 120 jam. Meja tersebut dirancang menyerupai dek kapal pesiar, yang tersusun dari 16 bilah kayu Royal Walnut dengan pola urat kayu yang simetris sempurna (bookmatched).
Di antara bilah kayu tersebut, disematkan kayu Black Bolivar setebal 2 milimeter tanpa sambungan visual yang berfungsi meniru lapisan dempul di dek kapal.
Pusat perhatian di area dasbor adalah karya seni Gallery buatan tangan yang diberi nama Watercolour. Menggunakan media kayu open-pore, seniman internal Rolls-Royce mengembangkan teknik pencampuran cat khusus selama dua minggu demi menghasilkan efek visual pergerakan gelombang laut yang realistis.
Baca Juga: Jaecoo J5 Hybrid Kepergok Muncul di Jalanan, Kode Keras Nih!
Titik Koordinat Istimewa
Kemewahan tersebut disempurnakan oleh plafon ikonik Bespoke Starlight Headliner di atas kabin, yang memuat 1.307 titik serat optik berpolakan pusaran arus pasang surut air laut di sekitar Isle of Wight.
Sebagai sentuhan penutup yang personal, Rolls-Royce menyembunyikan detail unik di bagian kisi-kisi ventilasi penyejuk kabin model eyeball. Ketika kisi-kisi tersebut dimiringkan ke depan, akan terlihat ukiran koordinat geografis yang presisi.
Kisi-kisi sisi penumpang mengukir koordinat Goodwood House 50°52'12"N 00°44'24"W, sedangkan sisi pengemudi mengukir koordinat markas besar Rolls-Royce 50°51'13"N 00°44'40"W. Detail manis ini menjadi penanda abadi tempat di mana mahakarya ini dilahirkan.