KabarOto.com - VinFast akan memperluas bisnis kendaraan listriknya ke sektor transportasi umum di Amerika Serikat. VinFast
Rencana tersebut diumumkan pada 6 Oktober 2026 dalam ajang APTA TRANSform & EXPO di Chicago. Pengiriman bus yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi Amerika Serikat, ditargetkan dimulai pada kuartal pertama 2028.
Baca Juga : GWM H7 Berteknologi Hi4, Iritnya Tembus 66 kpl
Armada Kendaraan Listrik
NexMove Certified merupakan perusahaan patungan antara Transportation Management Services dan Zeem Solutions. Keduanya akan menawarkan bus listrik VinFast melalui skema layanan terintegrasi, yang mencakup kendaraan, infrastruktur pengisian daya, perawatan, serta dukungan operasional.
Melalui pendekatan tersebut, operator tidak hanya membeli bus, tetapi juga mendapatkan dukungan untuk menjalankan armada listrik. NexMove menargetkan tingkat kesiapan operasional kendaraan atau uptime sebesar 97 persen.
Sebelum bus mendapatkan sertifikasi untuk mengangkut penumpang, unit demonstrasi akan ditempatkan di fasilitas pengisian kendaraan listrik milik Zeem Solutions. Armada tersebut dapat dievaluasi oleh operator transportasi dan pengelola armada, tetapi belum diperbolehkan melayani penumpang.

Ekspansi ini meneruskan langkah internasional VinFast di segmen bus listrik. Pada Oktober 2025, perusahaan memperkenalkan model EB 8 dan EB 12 di pameran Busworld Europe di Brussels, Belgia.
Spesifikasi VinFast EB12
VinFast EB 12 merupakan bus kota sepanjang 12,11 meter dengan baterai berkapasitas 422 kWh dengan daya jelajah lebih dari 400 km berdasarkan pengujian SORT 2. Bus ini menggunakan dua motor listrik pada roda dengan tenaga gabungan 250 kW (335,2 hp) dan mampu mengangkut 90 penumpang.
Baca Juga : Gofar Hilman Punya Suzuki Jimny 5 Door Anti Zombie, Modifikasinya Bikin Melongo!
Sementara EB 8 memiliki panjang 8,61 meter, baterai 359 kWh, serta jarak tempuh lebih dari 290 km berdasarkan SORT 1. Kapasitasnya mencapai 60 penumpang. Namun, VinFast belum mengonfirmasi model maupun spesifikasi mana yang akan digunakan untuk pasar Amerika Serikat.
VinFast juga mempertimbangkan produksi lokal di Amerika Serikat agar busnya memenuhi ketentuan manufaktur, dan pengadaan transportasi publik federal. Perusahaan berencana melanjutkan pembangunan fasilitas produksinya di North Carolina, dengan target mulai produksi produksi pada 2028.
Saat ini, sekitar 2.000 bus listrik VinFast telah beroperasi di Vietnam. Ekspansi ke Amerika Serikat menjadi langkah lanjutan perusahaan untuk memperluas bisnis elektrifikasi, dari kendaraan penumpang hingga transportasi publik.