Nissan Kembangkan Teknologi Invisible-to-Invisible Di CES

Nissan Kembangkan Teknologi Invisible-to-Invisible di CES Foto: motor1

KabarOto.com - Gelaran CES (Consumer Electronic Show) pada 8 Januari memdatang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat. Berbagai merek otomotif dari seluruh dunia telah menyiapkan beragam teknologi yang akan dibawa pada ajang ini. Salah satunya adalah Nissan, pada ajang CES berencana memamerkan teknologi barunya yaitu Invisible-to-Invisible.

Ini merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Nissan tentang mengemudi virtual. Nissan akan memperlihatkan kendaraan di masa depan yang membantu pengemudi untuk 'melihat yang tak terlihat'. Bukan hal mistis tentunya, Nissan mencoba menghubungkan dunia nyata dan virtual dalam mengemudi.

Melalui Nissan Intelligent Mobility inilah, Nissan menciptakan Invisible-to-Invisible (I2V). Para pengunjung ajang CES dapat melihat pertunjukan yang diberikan Nissan yang memperkenalkan I2V, menunjukan pengalaman mengemudi 3D.

nissan

I2V mendukung pengemudi dengan menggabungkan informasi dari sensor diluar dan didalam kendaraan dengan data dari cloud. Teknologi ini memetakan ruang virtual 360 derajat disekitar mobil, untuk memberikan informasi tentang hal-hal seperti status jalan dan persimpangan, visibilitas, rambu, atau pejalan kaki di dekatnya.

Canggihnya lagi, teknologi ini memungkinkan sistem tidak hanya melacak lingkungan sekitar kendaraan saja. Tetapi mengantisipasi apa yang akan terjadi disekitar. Seperti sistem yang akan menunjukan apa saja yang ada di balik bangunan atau tikungan.

Nissan tidak hanya memikirkan teknologi yang sangat inovatif loh, ia juga memikirkan kesenangan pengemudi juga. Agar berkendara menyenangkan, panduan dari sistem tadi diberikan secara interaktif melalui avatar yang muncul didalam mobil. Jadi, rasanya seperti berkendara dengan manusia, kan?

nissan

"Dengan membantu Anda melihat hal yang tidak terlihat, I2V meningkatkan kepercayaan diri Anda dan membuat berkendara menjadi lebih menyenangkan," kata Tetsuro Ueda, selaku pemimpin ahli di Nissan Research Center.

I2V juga dapat memantau orang-orang di dalam kendaraan dengan menggunakan sensor interior. Hal ini untuk mengantisipasi dengan lebih baik, ketika pengemudi mungkin memerlukan bantuan dengan menemukan sesuatu yang diperlukan.

Canggihnya, fitur-fitur interaktif ini disesuaikan dengan minat dan gaya mengemudi masing-masing, sehingga siapa pun dapat menikmati dan menggunakannya dengan cara sendiri.