Pemuda ramah ini kembali menjelaskan bahwa BMW E30-nya memang mobil simpanan dan jarang dipakai. “Alhamdulilah mobil tidak pernah nyenggol, paling cuma dikit doang di bumper. Cat-nya kalau diperhatiin sudah tipis, kalau dipoles lagi mungkin bisa botak, hahaha,” candanya disela-sela sesi liputan.

Kondisi orisinal memang masih dipertahankan, dia hanya menambahkan aksen Hartge pada bagian eksterior. Hartge sendiri memang membuat berbagai aksesori seperti untuk mobil BMW, termasuk seri E30 ini. “Saya buat single tuner karena demen dengan pelek Hartge,” jujurnya.
Orisinal di luar, orisinal juga di dalam. Betul, interior BMW 318i mulai dari dasbor, jok, door trim dan lainnya masih orisinal. Devandra hanya menambahkan head unit berlabel Becker, OBC Lights, serta setir M-tech II.
Sementara mesin bawaan M40 masih menempel di BMW E30-nya. Mesin berkapasitas 1.800 cc dengan tenaga lebih dari 110 dk tersebut dirasa masih cukup. Hanya pergantian minor yang dilakukan, seperti fan yang diubah ke model elektrik, saringan udara, hingga muffler Eisenmann.
Diakui oleh Devandra, jika mobil BMW 318i-nya tetap akan dilestarikan. “Ini mobil disayang-sayang sama bokap, doi juga hobi otomotif, dan turunnya ke saya. Ke depannya kemungkinan mau ganti mesin, hahaha,” tutupnya.
Baca Juga: Modifikasi Wuling Confero S, Keren dengan Gaya Turing