Menurut AKP Lestina, Kanit Dikyasa Polresta Tangerang, pengenalan undang-undang lalu lintas harus dimulai dari usia dini agar kelak dewasa menjadi pengendara yang sadar aturan. Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda menambahkan bahwa teknik berkendara yang baik dan benar pun harus diperkenalkan agar menjadi pengendara santun dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Agus berpesan agar setiap siswa melengkapi diri dengan SIM sebelum berkendara. “Kalau belum cukup umur harus menahan diri, jangan mengendarai motor dahulu,” katanya.
Sementara itu, pada 29 Januari lalu sebanyak 30 orang anggota klub motor bebek dari Asosiasi Honda Jakarta mengikuti pelatihan tersebut di Safety Riding Track Wahana Jatake. Secara rutin, seluruh klub yang bernaung di bawah panji-panji Asosiasi Honda Jakarta mendapatkan kesempatan berlatih safety riding. Kali ini, klub motor bebek dari Honda Supra Jakarta, Karisma Fans Club, HSX 125 Community, dan Honda Revo Club. ”Rekan-rekan anggota dari seluruh klub yang bernaung dibawah Asosiasi Honda Jakarta kami berikan kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan safety riding dari Wahana Honda,” jelas Agus Sigit, PIC Honda Community Wahana Honda. Edukasi dan pelatihan safety riding dari PT Wahana Makmur Sejati atau Wahana Honda diadakan secara kontinyu. Untuk itu bagi pihak sekolah, korporasi maupun kantor pemerintahan yang ingin mengikuti edukasi safety riding dapat mendaftar secara online melalui www.safetyridingwms.com. Untuk menunjang edukasi safety riding, Wahana Honda menyediakan beragam fasilitas safety riding seperti lapangan, sepeda motor Honda, safety gear dan ruangan kelas yang berlokasi di Gatot Subroto KM. 8, Jatiuwung Tangerang.
Baca juga :