Paraguay merupakan negara ke 29 di dunia, dan ke lima di benua Amerika Selatan yang akan dikunjungi oleh ajang balap Dakar Rally. Setelah menyelesaikan seri pertama yang sudah dipilih, para pembalap akan melewati perbatasan negara ke Argentina, menuju langsung ke Resistencia untuk seri kedua.
Kenaikan temperatur dan ketinggian akan dapat dirasakan secara bersamaan dengan bergantinya pemandangan yang cukup drastis. Setelah itu pembalap perlu menerapkan teknik, kewaspadaan, dan kejelian untuk dapat melalui jalur menanjak yang cukup ekstrem di Bolivian Altiplano. Bernavigasi selama 6 hari berturut-turut di medan yang mempunyai ketinggian lebih dari 3.500 meter di atas permukaan laun akan memaksa para pembalap dan para ahli navigasi mengeluarkan seluruh kemampuan mereka.
Berbagai rintangan harus dilalui hingga para pembalap dapat mencapai dataran tinggi La Paz, sebuah Ibu Kota tertinggi di dunia. La Paz akan sangat menuntut kebugaran dari para pembalap. Mereka dapat mengalami tingkat kelelahan yang cukup tinggi. Di sana mereka akan beristirahat selama satu hari penuh. Setelah itu reli akan berlanjut ke seri maraton dengan melewati medan jalan yang berpasir dan gundukan pasir dalam perjalanan menuju Uyuni dan Salta.
Pada seri ke-9 para pembalap akan menempuh jarak 1.000 kilometer dalam satu hari. Ini akan menjadi tes yang cukup sulit untuk para ahli navigasi. Setelah melewati jalur yang sangat panjang ini, para pembalap akan mendapat kesempatan untuk mengarungi pengalaman yang tidak ada duanya di bukit berpasir San Juan. Seluruh pembalap yang dapat melewati garis akhir akan menjadi pemenang.
Baca Juga: