Mobil Listrik UII Yogyakarta

Mobil listrik berbasis Android ini diciptakan di bawah naungan tim riset UASC (Ulil Albab Student Center) yang terdiri dari 25 orang. Kemudian dibagi kedalam 4 divisi secara teknis meliputi Divisi Bodi, Divisi Mekanik, Divisi Desain, serta Divisi Elektrik.

Selama 4 tahun partisipasinya di kompetisi mobil listik tingkat nasional, tim riset UASC mampu mengharumkan nama kampusnya lewat sederet penghargaan. Berbagai penghargaan yang telah diraih mobil listrik Kali Urang UNISI di antaranya:

Tahun 2015:

Tahun 2016:

Tahun 2017:

Dengan terpasangnya IOT (Internet Of Things) System pada mobil listrik Kali Urang UNISI, maka secara otomatis, mobil listrik ini dapat dikendalikan dari jauh hanya dengan menggunakan internet. Hebatnya lagi, saat mobil ini menempuh kecepatan 60km/per jam maka secara otomatis data akan terupdate di media sosial.

Karena sudah cukup banyak prestasi yang diraih tim Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta di ajang mobil listrik tingkat nasional, membuat Fandi dkk tertarik untuk melangkah lebih jauh ke tingkat Internasional.

"Banyaknya penghargaan di level nasional yang sudah kami terima dan saya rasa itu sudah cukup membuktikan kualitas kami di ajang mobil listrik nasional. Ke depannya, kami berharap bisa segera go internasional, karena kebetulan Indonesia belum pernah ngirim tim mobil listrik ke even internasional," ujar Fandi Pasaribu, Kepala tim UASC kepada Kabaroto.

Mobil Listrik Kali Urang UNISI saat ikut pameran di IIMS 2018

Even mobil listrik Internasional yang dibidik Fandi beserta tim UASC adalah Formula SAE (Society Automotive Engineers). Jika anda belum tahu, Formula SAE merupakan kompetisi desain mobil listrik yang diinisiasi oleh mahasiswa dari Universitas of Texas, Austin, Amerika Serikat. Kompetisi ini pertama kali dimulai pada tahun 1980 dan hingga saat ini telah diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh negeri dalam ajang desain mobil listrik.

Formula SAE ini akan digelar di beberapa benua, di antaranya Benua Amerika, Eropa, Australia, dan Asia. Saat ini target tim UASC Indonesia adalah bisa ikut serta dalam kompetisi Formula SAE di dua negara yakni, Jepang dan Australia. Rinciannya, Jepang di bulan September, sementara Australia pada akhir tahun.

Yang terbaru, mobil listrik karya mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini ikut mejeng dalam pameran otomotif Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018, JIExpo Kemayoran, pekan lalu.