Farhan pun kini bisa mewujudkan impiannya sebagai pembalap nasional dan dalam waktu dekat akan tampil di kejuaraan dunia motocross MXGP. Menurutnya, kebanyakan sekaliber pembalap MotoGP papan atas seperti Valentino Rossi melakukan latihan di motocross sebagai basic utama. “Saya sendiri lebih suka motocross dibanding di MotoGP, karena lebih menantang. Tidak hanya speed yang dibutuhkan, tetapi teknik lebih mendalam di motocross karena lebih dari satu jalur,” tegasnya.
Pengalaman berkesan crosser muda kelahiran Garut, 12 Juni 1993 di dunia motocross, terutama pada saat ia menyabet gelar juara nasional di tahun 2007. “Saya merasa diberikan kemudahan oleh Tuhan, karena awalnya saya kalah, lalu ketika mulai start lagi belum ada satu putaran lawan saya jatuh, sehingga saya bisa juara nasional,” kenangnya.

Gerai Fhigz untuk segmen market menengah atas (foto:sari)
Selain aktif ikut kejuaraan motocross, Farhan saat ini juga mengembangkan usaha berhubungan dengan dunia otomotif. “Saya melihat di Indonesia mantan atlet belum dihargai seperti halnya di luar negeri. Untuk itu saya juga mengembangkan bisnis dengan mendirikan showroom penjualan produk otomotif khususnya motor racing dan apparel dengan nama Fhigz, bekerjasama dengan relasi saya di dunia balap,” jelasnya.