Begitu pedal gas diinjak, tarikan mesin Kappa 4 silinder DOHC turbo dengan kapasitas 1.353 cc. Mampu meletupkan tenaga sebesar 140 dk pada 6.000 rpm, sementara torsinya sebesar 242 Nm pada putaran mesin 1.500-3.200 rpm terasa responsif.

Perpindahan giginya terbilang halus dan 'napasnya' terasa panjang. KabarOto pun penasaran menjajal mode Sport, kebetulan kondisi jalan di pulau reklamasi tersebut relatip sepi. Ternyata tarikannya lebih 'nendang' apalagi bila menggunakan perpindahan gigi secara manual, terasa mengasyikkan.

Dibekali mesin yang responsif

Tenaganya tersalurkan ke roda dengan baik, Seltos dibekali transmisi otomatis kopling ganda (DCT) 7 percepatan. Tenaga seakan langsung terisi dari putaran bawah hingga atas.

Selain mesin yang responsif, Seltos juga didukung suspensi yang nyaman. Kebetulan lintasan yang dilalui selama sesi pengetesan adalah konblok, yang di beberapa bagian ditemukan dalam kondisi tidak rata serta bergelombang.

Namun, suspensi depan yang menggunakan MacPherson Strut, dan Coupled Torsion Beam Axle pada bagian belakang, mampu meredam dengan baik, bahkan dalam kondisi kecepatan tinggi.

Sebuah SUV yang nyaman untuk penggunaan dalam kota

Boleh dibilang suspensinya terasa rigid, tidak terlalu keras, namun masih meredam dengan nyaman saat mendapat guncangan meski roda yang digunakan Seltos tergolong besar, yakni ukuran 17 inci.

Baca Juga: Produk MPV Toyota Digemari Masyarakat Sepanjang Tahun 2019

Sayang, KabarOto belum dapat mengeksplore lebih jauh fitur-fitur lain yang ada di Seltos, karena keterbatasan waktu pengujian.

Namun dari pengetesan singkat, rasanya Seltos merupakan SUV yang memang cocok untuk penggunaan di dalam kota, baik dari segi dimensi yang tak terlalu besar, serta performa mesin yang mumpuni.