Solid-state battery akan memiliki banyak kelebihan dibandingkan lithium-ion battery pada mobil listrik saat ini. Selain tenaga yang lebih baik, baterai ini hanya memiliki sedikit komponen dan tidak menggunakan cairan elektrolit yang bisa terjadi kebocoran.
Selain itu juga lebih aman, mudah diproduksi, dan dan lebih terjangkau dibandingkan lithium-ion.

Saat ini, Toyota menjadi pionir untuk pengembangan solid-state battery, tapi mereka belum melucurkan mobil yang menggunakan baterai tersebut.
Hal ini juga menjadi alasan beberapa pabrikan besar bekerjasama untuk pengembangan performa baterai serta memastikan aman dalam penggunaannya.
Kabarnya, jika semua berjalan sesuai rencana, solid-state batteries dari Libtec dapat memberikan jarak tempuh mobil listrik hingga 550 km di tahun 2025.
Namun, untuk kerjasama beberapa pabrikan Jepang ini memiliki ambisi yang lebih besar, yaitu bisa memberikan jarak tempuh hingga 800 km di tahun 2030.