Memasuki tahap qualifying lap yang prosesnya sama seperti qualifying lap balap mobil/motor, kendaraan tim satu persatu dihitung catatan waktu terbaiknya dalam satu lap untuk menentukan urutan race. Dalam tahap ini, kedua tim Indonesia telah mengerahkan upaya terbaiknya meski tidak menempati posisi 3 tim tercepat. Namun, posisi ini tak menyurutkan semangat mereka. “Kami masih penasaran sebelum bisa mengibarkan bendera merah putih di panggung Drivers’ World Championship. Kami memiliki keyakinan bahwa kami akan menjadi pemenang, meskipun kami mulai start di urutan paling belakang berdasarkan hasil qualifying laps,” ujar Bhima Poetra Perdana, Team Manager ITS Team 2. Kerja keras dan keseriusan tim mahasiswa Indonesia ini mendapat apresiasi dari Darwin Silalahi, President Director & Country Chairman Shell Indonesia. “Saya sangat bangga melihat kegigihan, tekad dan semangat tim-tim mahasiswa Indonesia yang luar biasa tinggi,” ujarnya.