Jeje pun menjelaskan bahwa untuk persiapan yang dilakukannya bersama tim One Motorsport sendiri lebih kepada ketahanan mobil untuk dapat melahap medan yang panjang, agar mobil dapat bekerja maksimal.

"Kita bertarung di reli yang panjang, jadi yang justru dikejar itu endurance untuk menjaga mesin tidak overheat. Kompresi pun diusahakan untuk terus dalam batas normal. Jadi kita upayakan ketahanan mesin tetap terjaga untuk bisa menaklukkan ratusan kilometer dengan mesin yang aman," pungkasnya.

Julian Johan
Julian Johan

Sekadar informasi, dalam versi standar Proton Satria Neo dipersenjatai dengan mesin 1.6 Campro CPS. Mobil buatan Malaysia ini mampu menyemburkan tenaga 120 dk yang datang dari mesin 1.600 cc, 4 silinder yang terbilang besar untuk kelas compact hatchback.

Berdasarkan hasil pengujian tim KabarOto, Proton Satria Neo memiliki grafik tenaga cukup luwes, bahkan dari putaran rendah. Tidak seperti hatchback pada umumnya yang biasanya sudah berusaha dari bawah, sehingga kesan bertenaga sangat dirasakan.