
Berhubung dipakai sehari-hari, Rifat ingin mobilnya berubah secara estetika, namun tetap tak mengganggu fungsinya. "Meski Mitsubishi menawarkan aero kit standarnya, saya suka bereksperimen dengan selera sendiri, dengan catatan mobilnya sudah harus bagus dari basic modelnya, ya seperti Xpander ini jadi lebih mudah dimodifikasi," katanya.
Modifikasi yang dilakukan memang sebatas aero kit, namun dampaknya terlihat signifikan. Sebut saja melingkari lips depan, side skirt, dan belakang. Adapun spoiler yang menempel terbuat dari carbon fiber. "Kita ikuti tren anak otomotif Indonesia saja, yang lagi hits kan carbon fiber," ujar pentolan bengkel RFT Motorsport itu.
Menurut Rifat, tren otomotif terkini khususnya mobil, condong ke aksen tajam dan mengotak. "Makanya, saya pesan sama mas Edwin supaya jangan dibuat aksen membulat. Berbicara tren, lihat saja Lamborghini Urus, atau mobil reli WRC, aksennya mengarah ke tajam dan mengotak," bebernya.
Baca Juga: Mercedes-Benz S212 Wagon Ini Mainan Baru Selebgram Kiki Anugraha