
Jazz yang mengadopsi warna khas BMW X1 inipun mengalami natural roll fender agar pelek simetris dengan bodi namun mobil tetap terlihat rapih secara keseluruhan.
“Capek juga kalau dijalanan mesti pelan-pelan hindarin lubang, belum lagi polisi tidurnya kadang tinggi jadi capek sendiri” keluhnya curhat soal mengapa ia akhirnya memutuskan pasang suspensi udara.
Baca Juga: Nih, Galeri Mobil Modif Dan Unik Di GIIAS 2019
Sementara pada bagian audio, pria pehobi fotografi ini tidak muluk-muluk mengejar piala untuk kontes dalam waktu dekat karena dirasa belum maksimal, "Baru jadi audionya, speknya sih ngejar kelas SQL tapi setup juga belum dimaksimalkan,” katanya.
Sudah terlanjur kepincut dengan hasil akhirnya, rupanya penggemar makanan Nusantara ini memiliki rencana untuk aplikasi force induction berupa turbocharger, "Kedepannya pengen pasang turbo biar bisa sekalian ngejar kontes dan modifnya enggak setengah-setengah,” tukas pria berdarah Jawa-Batak ini. Mantap bro.
Eksterior
-Wide Body-cat custom xiralic brown-moonroof-add on bodykits
Interior
-Custom leather seat with MBtech Carera Premium
Audio
-3way Impulse speaker-Procesor ARC Audio DSP 8-Monoblock concept 5000watt-Power 4ch Gramond-Capasitor Bank critical mass-Preamp critical mass-Speaker belakang audio stage-Pioneer avh DVD 1750
Kaki-Kaki
-Airxmaxx Airsuspension 2titik-Custom Chamber Roda belakang-Pelek Kranze Bazreia R18 lebar 9-10 et 27-18
Rumah Modifikasi: DJM (Djuan Motor), Jakarta Timur