Lalu gardan standar mobil ini dipensiunkan dan diganti dengan milik Toyota Hilux dengan pertimbangan endurance di medan berat. “Kalau urusan roll cage dan safety equipment lainnya saya tak mau main-main, semua menggunakan stadarisasi FIA” ungkapnya.

Berbicara safety yang dipadukan dengan keseimbangan mobil, KE70 ini sudah dilengkapi dengan sokbreker tipe reservoir yang memang diperuntukkan bagi mobil balap medan berat, serta kaki-kaki belakang yang sudah tak lagi menggunakan drum brakes karena telah di konversi dengan disc brakes.

Uniknya, meski berlaga di kelas Retro 1.600 cc, dirinya pernah menempati podium ke-4 di kelas 2.000 cc, “Saya suka sirkuit yang banyak curve-nya, disitulah saya merasa tertantang untuk mengasah skill,” jelasnya singkat.

Ketika ditanya proyek selanjutnya, kemungkinan besar ia akan bertarung di kelas lain, karena mobil ini akan engine swap dengan mesin Toyota berkode 3S-GE atau 4G63T milik Mitsubishi.