Adapun modifikasi yang bersifat estetika seperti fork slider dan radiator guard dari R&G juga frame slider dari Speed Junkies, hand grip Domino, sampai tuas transmisi, foot step, juga lever guard dari Rizoma.

“Pakai tail light dari Competition Werkes sama custom single seater, biar kelihatan rapih dan dongkrak penampilan saja, biar seimbang sama performanya hehe,” kekeh Mr. X

Wind screen dari Puig juga dipasang agar angin tidak frontal langsung menghembus ke arah wajah pembalap ketika kecepatan tinggi, lalu ada brake adjuster dan master cylinders dari Brembo RCS 19 yang berfungsi mencegah fading saat pengereman sewaktu rem makin panas setelah beberapa kali mengitari sirkuit.

“Sempat pakai pelek Marchesini wheels, tapi lagi pakai yang standar dulu buat di trek. Yang penting buat saya pakai ban Super Corsa Diablo biar motor makin lengket sama aspal,” ujar penggemar vaporizer yang lagi tren ini.

Beralih ke sumber tenaga, F3 675 ini sudah mengadopsi full exhaust system dari Arrow dengan material titanium yang punya karakter suara beefy, lalu sistem bahan bakar dan udara diatur oleh Power Commander 5 (PC5) yang dapat disetting di atas mesin dyno.

“Untuk gear ratio dan intake sifatnya classiefied saja ya, yang jelas sudah saya ubah juga dan untuk jalan pelan sudah enggak enak karena mati-mati terus kalau enggak biasa bawa motor ini. Klaimnya sih tenaga jadi 148 dk ya, kira-kira setara atau lebih powerful dari versi F3 800-nya,” bebernya.

Motor kencang yang makin kencang, salut!

Spesifikasi:

Mesin:

Arrow full exhaust systemClassified Gear ratioClassified intakePower Commander 5 (PC5) E.C.U

Kaki-kaki:

Ohlins steering damperBrembo brake adjusterBrembo master cylinders RCS 19Ohlins rear shockbreakerBitubo 2-way adjustable front coilover

Lain-lain:

R&G fork slider R&G radiator guardSpeed Junkies frame sliderDomino hand grip Rizoma transmission lever & footstepRizoma lever guardCompetition Werkes tail lightCustom single seater