
Kesulitan dalam proses konversi adalah mengkombinasikan segelondong mesin 13BT dengan girboks milik EJ25. Karena cowok yang doyan nonton film ini pengen mobilnya tetep mendapatkan traksi maksimal berkat putaran 4 roda alias AWD milik girboks standar Subaru, dengan sumbangan tenaga besar dari mesin Mazda RX-7.
Hasilnya, meski seating position dari mesin rotary mirip dengan EJ25, namun seluruh engine mounting material khusus hasil racikan timnya bergeser sebanyak kurang lebih 5 cm dari posisi awal dengan proses custom. “Girboks juga pakai adaptor khusus alias custom biar presisi ketika di ‘abuse’ hingga RPM tinggi,” ujar cowok 33 tahun itu, sadis!
Hasilnya, hasrat yang didukung penuh oleh sebuah Workshop di bilangan Sunter, Jakarta Utara ini berhasil merealisasikan impiannya untuk membangun mobil yang menurutnya relatif ‘sleeper look’ atau penampilan yang mengecoh lawan.
Baca Juga: Mercedes-Benz S212 Wagon Ini Mainan Baru Selebgram Kiki Anugraha