“Kunci saya hanya tenang dan yakin bisa tampil baik. Mobil juga tidak ada kendala, hanya saja engine control unit (ECU) masih di bawah para rival yang lain. Namun saya tetap memaksimalkan apa yang ada dan saya sangat menikmati raihan di putaran kedua ini,” pungkas Buche.
Sementara Yedidiah Soerjosoemarno yang turun bersama navigatornya Echa, mendapat juara dua di Grup G1 dan kelas G1.2. Di putaran kedua ini, Yedi juga menggunakan kendaraan anyarnya Yamaha YXZ1000R. Ia pun langsung bisa beradaptasi dengan sangat baik.
Di grup paling bergengsi G5, Rifat Sungkar bersama navigatornya M. Redwan dan Rizal Sungkar dengan Anthony Sarwono harus berjuang melawan rival-rivalnya yang tampil semakin cepat di atas lintasan tanah. Meski harus tampil dengan banyak tantangan dari para rival, Rifat dan Rizal pada akhirnya berhasil masuk ke babak puncak atau yang biasa disebut Champ of the Champ (SS 5 dan SS 6 yang diisi oleh 20 besar offroader).