Petinggi workshop 3DS Engineering di kawasan Ciledug, Tangerang ini juga mengiyakan kalau modifikasi paling banyak pada sektor mesin.

"Awalnya hanya pasang turbo, lalu karena power ingin naik, maka ganti mesin M16A Aerio Singapura agar plug & play. Selang berapa lama, diputuskan major upgrade pake mesin M16A Swift Sport yang ada fitur oil jet dan ganti piston Wiseco, juga conrod K1 agar kuat digeber bersama turbo EFR 6258 dari Borg Warner," kenangnya.

Agar semprotan bensin deras, Ivan mengganti injektor standarnya dengan kapasitas 1000cc dari Deatschwerks. "ECU saya ganti dengan Vipec V88 agar bisa kontrol VVT dan aplikasi sistem individual coil," tutur pria yang lagi rajin menyelesaikan pendidikan tingkat lanjutnya sekaligus utak atik mesin mobilnya ini.

Ivan bilang kalau kesulitannya saat pertama kali modifikasi adalah belum banyak spare part untuk Swift. "Copotan M16A juga sulit, bahkan kopling dulu pakai Mitsubishi terus di-custom, tapi saat ini sudah pakai twin clutch," keluhnya.

Termasuk girboks dan kaki-kaki sudah diperkuat milik Swift Sport, yang sudah close ratio dilengkapi LSD MFactory. "Saat ini kita ada 2 girboks, untuk harian dan balap. Untuk harian final gear lebih kecil agar top speed lebih panjang," katanya.

Baca Juga: Toyota Corolla Great AE101 1995 – Disesaki Parts EUDM

Lanjut Baca lagi