Namun, bukan hanya komstir atas yang harus diganti, bagian bawah pun bisa kena imbasnya akibat dari perubahan dudukan atas. Pengerjan ini harus yang lebih paham dan tidak sembaragan orang. Persamaan suku cadang komstir, dari ketiga label motor Jepang (Yamaha, Honda dan Suzuki) yang beredar di jalan. Tapi hanya khusus satu merek yang sama, tidak bisa dipakai oleh pabrikan yang berbeda.

Di luar motor batangan atau sport, antara motor bebek (underbone) dan skutik, ternyata bisa saling pakai. Contoh, motor Yamaha, bisa saling tukar antara Mio, Jupiter Z, Nouvo, MX 135 dan Vega R. Sedangkan Honda dapat digunakan pada motor bebek dan matik, seperti Honda Supra, Kharisma, Grand, BeAt, Vario, Scoopy, Spacy, kecuali PCX 150.

Perhatikan warna bahan komstir, komstir Jepang punya warna logam lebih gelap ketimbang lokal. Selain itu, dari bobot part pun, lebih berat buatan Negeri Matahari. Warna barcode produk lokal tak terlalu hitam atau setebal warna di kemasan komstir Jepang. Jangan asal membeli komstir, perhatikan lebih teliti untuk menjaga keselamatan pengguna roda dua.