KabarOto.com - Alrasyid Indo Racing atau yang lebih dikenal dengan AIRacing terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga balap motor Indonesia, khususnya melalui pembinaan pembalap usia dini di kelas Mini Moto Sport.
Organisasi yang didirikan pada tahun 2021 ini berada di bawah kepemimpinan mantan pembalap nasional Rachmat Alrasyid atau yang akrab disapa Acid.
Baca Juga: Pembalap Jayadi Racing Team Moncer di Motoprix 2026, Ini Kuncinya
Berbekal pengalaman panjang sebagai pembalap yang aktif di era 1990-an hingga awal 2000-an, Acid melihat pentingnya membangun fondasi pembinaan yang terstruktur bagi generasi muda. Dari pengalaman tersebut, lahirlah AIRacing yang memiliki fokus utama pada pengembangan talenta muda melalui penggunaan motor Mini Moto Sport sebagai sarana pembelajaran teknik balap sejak usia dini.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan AIRacing adalah mengembangkan Alrasyid SND AP10, motor balap Mini Moto Sport yang dirancang khusus untuk pembalap usia 8 hingga 16 tahun. Motor ini dikembangkan sebagai media pembelajaran sekaligus alat kompetisi yang memungkinkan para pembalap muda beradaptasi dengan karakter motor sport sejak awal karier mereka.
Menurut Rachmat Alrasyid, pembiasaan menggunakan motor sport berukuran mini akan memberikan keuntungan besar bagi pembalap saat memasuki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
"Kami sangat senang, mendukung penuh tentunya dan bangga. Semoga bisa membantu bibit-bibit pembalap muda Indonesia bersaing di kancah balap motor internasional," ujar Rachmat Alrasyid.
Komitmen AIRacing dalam pembinaan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan motor, tetapi juga lewat pembentukan tim balap AIR OCK Racing Team bersama mantan pembalap nasional Rapid Poppy. Tim ini menjadi wadah bagi para pembalap muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level kompetitif sekaligus menguji performa motor AP10 dalam berbagai kejuaraan resmi.
Hasil positif pun mulai terlihat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix 2026 Jawa Tengah Putaran 2 Region B yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali pada 13–14 Juni 2026. Melalui pembalap muda Samarotungga Kaligis dengan nomor start #77, AIR OCK Racing Team berhasil meraih podium di kelas Mini Moto Sport 150cc usia 9–12 tahun.
Pada race pertama, Samarotungga sukses meraih kemenangan dan finis di posisi pertama dengan catatan waktu 13 menit 49,181 detik serta mencetak best lap 58,494 detik. Sementara pada race kedua, ia kembali tampil kompetitif dengan meraih posisi kedua dan membukukan waktu 13 menit 59,129 detik.

Bagi AIRacing, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan berada di jalur yang tepat. Keberhasilan di lintasan bukan hanya soal meraih podium, tetapi juga menjadi validasi terhadap konsep pengembangan pembalap muda yang selama ini dijalankan.
Bisa memajukan balap motor Indonesia, khususnya di kelas Mini Sport Bike atau Mini Moto Sport dari AIRacing bersama tim-tim balap di Indonesia," tambah Rachmat Alrasyid.
Baca Juga: Lebih dari 1 Dekade, Red Bull KTM dan ETS Racing Fuels Lanjutkan Dominasi di MXGP 2026
Ke depan, AIRacing berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem Mini Moto Sport nasional melalui pengembangan motor kompetitif, pembinaan pembalap muda, serta kolaborasi dengan berbagai tim balap di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak talenta yang siap membawa nama Indonesia bersaing di level internasional.