Aprilia Gelar "Pinangan" Unik Marco Bezzecchi

Kusnadi Chahyono Selasa, 03 Februari 2026

KabarOto.com - Marco Bezzecchi dan Aprilia Racing melanjutkan kemitraan sukses mereka setelah menyepakati perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun.

Pengumuman ini dikemas secara unik melalui sebuah "pinangan" simbolis antara Bezzecchi dengan motor RS-GP kesayangannya yang ia juluki "Albarosa".

Komitmen jangka panjang ini mengukuhkan posisi Bezzecchi sebagai ujung tombak pabrikan asal Noale tersebut di grid MotoGP, sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan sang pembalap setelah musim debut yang fenomenal.

Baca Juga: Pemula Masuk, Ini Istilah yang Sering didengar di Balap MotoGP

Kemitraan unik ini diatur dalam sebuah kontrak bernada humor namun penuh makna, yang menekankan pada kesetiaan dan manajemen emosional di dalam serta di luar lintasan.

Dalam perjanjian tersebut, Bezzecchi berjanji untuk merawat "Albarosa" dengan penuh dedikasi, sementara motor tersebut berkomitmen untuk memberikan tenaga maksimal sesuai dengan putaran gas sang pembalap.

Durasi kesepakatan ini dinyatakan berlaku selama Bezzecchi masih memiliki hasrat untuk membalap dan selama bahan bakar masih mengalir di sistem injeksi RS-GP.

Marco Bezzecchi mengungkapkan kegembiraannya bisa terus menjadi bagian dari proyek ambisius Aprilia.

Dirinya sangat senang telah memperbarui kontrak untuk dua tahun ke depan. Sejak hari pertama bergabung, tujuannya adalah membangun proyek jangka panjang.

"Saya senang telah menemukan dukungan dari seluruh tim dan pabrik Noale. Saya berharap dapat memberikan banyak kegembiraan bagi mereka, sebagaimana mereka telah memberikannya kepada saya," ujar pembalap yang identik dengan nomor 72 tersebut.

Langkah Aprilia untuk mengamankan tanda tangan Bezzecchi merupakan prioritas utama bagi manajemen tim. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menekankan pentingnya mempertahankan Bezzecchi di tengah berbagai tawaran dari tim pesaing.

"Kami tentu sangat puas karena pembaruan ini adalah prioritas kami. Kami ingin merayakan penandatanganan ini dengan cara menyenangkan, yang menurut saya sangat cocok dengan kepribadian Marco. Fakta bahwa Marco memilih untuk tetap bersama kami menyoroti kerja keras dan semangat tim ini," kata Rivola.

Keputusan Aprilia untuk mempertahankan Bezzecchi bukanlah tanpa alasan kuat. Pada musim pertamanya bersama tim pada 2025, pembalap asal Italia ini langsung mencatatkan sejarah sebagai pembalap paling sukses dalam sejarah MotoGP bagi Aprilia.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Abaikan Kritik, MotoGP 2026 Jadi Pembuktian

Bezzecchi berhasil meraih tiga kemenangan balapan utama di Silverstone, Portimao, dan Valencia, serta tiga kemenangan Sprint Race di Misano, Mandalika, dan Phillip Island. Secara total, ia mengoleksi 15 podium dan lima pole position yang luar biasa.

Performa impresif tersebut membawa Bezzecchi menutup musim 2025 di posisi ketiga klasemen akhir dengan raihan 353 poin.

Keberhasilannya beradaptasi dengan cepat pada karakteristik RS-GP, terutama kemampuannya dalam pengereman dan akselerasi, menjadi fondasi kuat bagi Aprilia untuk menantang gelar juara dunia di musim-musim mendatang.

Berkat kontrak baru ini, Bezzecchi dan Aprilia kini siap melangkah lebih jauh untuk mendominasi aspal MotoGP dengan semangat "Ready to Race".

Bagikan

Baca Original Artikel