OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Armada Baru Trans Semarang, 27 Bus Listrik VKTR Mulai Beroperasi

Nagata - Jumat, 02 Oktober 2026
OtoKomersial

KabarOto - Perubahan wajah transportasi publik mulai terasa di Semarang, sebanyak 27 bus listrik VKTR resmi mengaspal dan menjadi bagian dari layanan angkutan umum di kota tersebut. Kehadiran armada ini sekaligus menambah pilihan mobilitas masyarakat dengan angkutan umum yang lebih modern dan berbasis energi terbarukan.

Armada anyar tersebut sudah mulai dioperasikan oleh Pemkot Semarang secara bertahap mulai September 2026 hingga akhir tahun. Kehadiran armada listrik ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas warga sekaligus langkah nyata menekan operasional kendaraan beremisi tinggi.

Bus Listrik Trans Semarang

Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), A. Ardiansyah Bakrie, mengatakan bahwa pengoperasian bus listrik Trans Semarang merupakan bagian dari komitmen VKTR untuk mendukung pemerintah daerah menghadirkan solusi transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Berlaku 1 Januari 2027

Bus Listrik Trans Semarang. Foto: VKTR

Bagi kami, kehadiran bus listrik di Semarang bukan sekadar mengganti kendaraan konvensional menjadi listrik, tetapi bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang lebih nyaman, bersih, dan inklusif,

kata Ardi dalam keterangannya dikutip hari ini, Jumat (2/10/2026).

Melalui armada yang lebih senyap garapan Karoseri Laksana, tanpa emisi gas buang langsung, serta berdesain low deck yang lebih aksesibel, kata Ardi, pihaknya ingin mendukung pengalaman masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

Kami melihat kehadiran 27 bus listrik ini sebagai bukti bahwa kemampuan industri di Jawa Tengah dapat berkontribusi langsung terhadap kebutuhan transportasi masyarakat di daerahnya sendiri. Ini bukan hanya tentang kendaraan, tetapi juga tentang bagaimana manufaktur, karoseri, rantai pasok, tenaga kerja, dan kompetensi industri di daerah dapat tumbuh bersama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional,

ujarnya.

Baca juga:

Damri Dorong Pemesanan Tiket Lebih Awal Lewat Potongan Harga

Kolaborasi VKTR dan Laksana

Kolaborasi antara VKTR dan Laksana juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas industri dalam negeri dalam menjawab kebutuhan elektrifikasi transportasi publik. Dengan pengalaman di sektor manufaktur kendaraan dan karoseri, keduanya membawa kompetensi masing-masing untuk menghadirkan bus listrik yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional layanan Trans Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mngungkapkan pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan menjadi kunci peningkatan kualitas hidup dan udara
perkotaan. Pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang semakin nyaman, bersih, dan ramah lingkungan.

Kehadiran bus listrik Trans Semarang menjadi salah satu langkah nyata mewujudkan komitmen tersebut, agar masyarakat mendapat pilihan mobilitas yang lebih sehat dan berkelanjutan,

pungkas Agustina.
Baca Artikel Asli