KabarOto.com - Pemalsuan pelumas masih marak terjadi di Indonesia. Tentunya, penggunaan pelumas palsu, yang merupakan hasil olahan dari pelumas bekas, bakal merugikan konsumen.
Biasanya, para pengepul bakal mengolah kembali pelumas bekas tersebut menjadi beberapa macam zat. Diantaranya, jika oli limbah diSuling ulang/Filtrasi dan ditambahkan anti Oksidan serta Viskositas, akan didapat jenis oli jenis baru berjenis sintetis yang bisa digunakan kembali.
Baca Juga: Awas! Sokbreker Mobil Palsu Beredar di Pasaran, Kenali Cirinya
Dampak Negatif Pelumas Palsu
Kemudian, limbah oli juga bisa diubah menjadi bahan bakar cair sebagai bahan alternatif energi baru, sebagai pengganti minyak tanah atau gas.
banyak dampak negatif pada sepeda motor jika menggunakan pelumas bekas yang telah didaur ulang, antara lain mesin cepat panas, bunyi mesin kasar dan komponen mesin lainnya, dan cepat aus.
Dampak tersebut baru terasa saat motor dalam keadaan panas. Itu karena kekentalan oli oplosan menurun. Saat mesin menggunakan oli bekas selama enam bulan, maka bukan tidak mungkin mesin bakal rontok.
Baca Juga: Tergiur Spare Parts 'KW' Murah, Ini Bahaya yang Mengintai
Hindari Pelumas Palsu di Bengkel Terpercaya
Belajar dari hal di atas, sebagai pencegahan dan proteksi, sebaiknya pemilik sepeda motor mengganti oli di bengkel resmi.
Pihak dari Federal Oil, lini merek dari PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) yang jadi salah satu produsen pelumas turut mengecam hal tersebut, kembali menorehkan prestasi dengan meraih Superbrands Award 2026.
Rommy Averdy Saat selaku Market Development General Manager PT EMLI, menyampaikan, “Kami sangat bersyukur dan bangga Federal Oil kembali mendapatkan kepercayaan melalui Superbrands Award 2026. Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap konsistensi kami dalam menjaga kualitas produk dan menghadirkan berbagai inisiatif yang relevan dengan kebutuhan konsumen.”
Sejalan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang, pihaknya juga secara konsisten menghadirkan berbagai aktivitas yang mendekatkan merek dengan komunitas dan pengendara motor.
Salah satu fokus mereka adalah menghadirkan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan pengendara motor, yang mengangkat pentingnya menjaga performa dan kenyamanan motor matic dalam mendukung mobilitas sehari-hari.

