OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Beli Mobil di Jawa Barat dapat Diskon Pajak 10 Persen

Kipli - 1 jam, 26 menit lalu
OtoNews News Mobil Motor

KabarOto.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus berupaya mendorong penguatan ekosistem otomotif guna menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah dengan memberikan insentif berupa diskon pajak kendaraan sebesar 10 persen selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026.

"Diskon 10 persen tersebut berlaku bagi dua jenis layanan, yakni Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk transaksi pembelian kendaraan di GIIAS, serta diskon 10 persen untuk pembayaran pajak kendaraan tahunan yang dilakukan di gerai (booth) pelayanan Pemprov Jabar selama pameran berlangsung," ujar H. Sumasna, ST, MUM, sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat saat diwawancarai media di GIIAS Bandung, (09/09/2026).

Baca Juga: Warga Jabar, Simak Ini Agar Nyaman Eksplorasi GIIAS Bandung 2026

Geliatkan Pendapatan Daerah

Skema insentif ini diharapkan dapat menggenjot volume transaksi sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat dalam membayar pajak. Pajak kendaraan bermotor hingga saat ini masih menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Jawa Barat.

Kontribusi ini menurutnya terbilang sangat signifikan, yakni menembus angka di atas Rp10 triliun per tahun. Dana tersebut kemudian disalurkan kembali untuk mendukung berbagai belanja daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana publik, hingga sektor pendidikan dan kesehatan. Hasil penerimaan pajak ini juga turut dibagihasilkan ke pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat.

Baca Juga: Dampak Negatif Erupsi Abu Vulkanik ke Mobil Sobat, Wajib Waspada

Sentra industri manufaktur otomotif

Selain menjadi sumber pendapatan daerah terbesar, sektor otomotif dipandang sangat strategis karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Sentra industri manufaktur otomotif dan jaringan pemasoknya (tier 1, tier 2, hingga tier 3) tersebar luas di sejumlah kawasan seperti Bekasi, Karawang, Bogor, Purwakarta, Subang, hingga potensi pengembangan di Majalengka. Tidak hanya itu, sektor kendaraan beserta komponen (sparepart) turut menyumbang sekitar 20 persen dari total ekspor non-migas Jawa Barat.

"Untuk tahun ini, Pemprov Jabar menargetkan kenaikan penerimaan pajak sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski disadari tantangannya cukup besar mengingat tahun lalu sempat diberlakukan program pemutihan pajak, pemerintah optimistis stimulus dan kemudahan pelayanan di GIIAS dapat menjaga keberlanjutan industri otomotif sekaligus menjaga stabilitas fiskal daerah," tutupnya.

Baca Artikel Asli