OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Bukan Sekadar Pelumas, Ini Kecanggihan Pusat Riset Pertamina Lubricants yang Berstandar Dunia

Bimo Hariyadi - 2 jam, 24 menit lalu
OtoNews News

KabarOto.com - Di tengah ketatnya persaingan industri pelumas di Indonesia, PT Pertamina Lubricants (PTPL) terus memperkuat posisinya melalui riset dan inovasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan Lubricants Technology Center (LTC), pusat riset dan inovasi pelumas berstandar dunia yang menjadi andalan perusahaan dalam mengembangkan produk sesuai kebutuhan mesin modern, berlokasi di Plumpang, Jakarta Utara, dengan luas mencapai 12.500 meter persegi.

Kehadiran LTC menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pelumas berkualitas dunia, baik untuk kebutuhan kendaraan bermotor maupun sektor industri yang memiliki tuntutan operasional berbeda.

Baca Juga: Urai Antrean di SPBU, Pertamina Terapkan Aturan Ganjil Genap di Wilayah Ini

Tidak hanya menyasar pasar domestik, pelumas Pertamina juga telah merambah kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Afrika. Perusahaan ini turut menjalin kerja sama dengan dua nama besar di dunia otomotif dan balap, yakni Lamborghini Squadra Corse dan VR46 Racing Team milik legenda MotoGP Valentino Rossi.

Punya Tiga Fasilitas Utama, Apa Saja yang Ada di LTC Pertamina Lubricants?

Caption

Lubricants Technology Center mengintegrasikan kegiatan penelitian dan pengembangan produk, layanan analisis oli, hingga pendidikan dan pelatihan teknis dalam tiga fasilitas utama. Ketiganya dirancang untuk mendukung kualitas produk sekaligus memberikan solusi bagi pelanggan. KabarOto.com berkesempatan mengunjungi kedua fasilitas tersebut.

1. Laboratorium Riset dan Pengembangan Produk

Fasilitas pertama berfokus pada riset terapan, pemilihan teknologi aditif, serta pengembangan formulasi pelumas atau product development.

Proses pengembangan produk dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari formulation, bench test, engine test, hingga troubleshooting. Setiap tahapan memiliki peran penting untuk memastikan pelumas mampu bekerja sesuai karakteristik mesin dan kondisi operasional yang dituju.

Pengujian dilakukan mulai dari skala laboratorium hingga pengujian lapangan secara menyeluruh. Dengan pendekatan tersebut, formulasi pelumas dapat dievaluasi untuk memastikan perlindungan mesin dan mendukung efisiensi operasional.

Pengembangan ini juga memungkinkan Pertamina Lubricants menyesuaikan produk dengan perkembangan teknologi otomotif dan kebutuhan sektor industri yang terus berubah.

2. Oil Clinic, Pantau Kondisi Oli hingga Deteksi Gejala Kerusakan Mesin

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah Oil Clinic, layanan laboratorium oli Pertamina Lubricants yang menyediakan pengujian pelumas industri dan bahan bakar.

Menggunakan instrumen pengujian yang mengacu pada standar ASTM atau ISO yang berlaku, Oil Clinic menghasilkan data analisis untuk membantu pelanggan memahami kondisi pelumas yang sedang digunakan.

Melalui program pemantauan oli secara berkelanjutan, pelanggan dapat mengetahui perubahan karakteristik oli dari waktu ke waktu. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pelumas sekaligus membantu mengidentifikasi indikasi awal masalah pada mesin.

Apabila ditemukan hasil pengujian yang tidak normal, data analisis dapat digunakan sebagai dasar untuk menelusuri kemungkinan sumber masalah dan menentukan tindak lanjut pemeliharaan yang sesuai.

Pendekatan ini mendukung penerapan predictive maintenance, yakni pemeliharaan berdasarkan pemantauan kondisi aktual mesin, sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini.

3. ILMA, Akademi Manajemen Pelumasan Terintegrasi

Fasilitas ketiga adalah Integrated Lubrication Management Academy (ILMA), akademi yang berfokus pada edukasi dan pelatihan manajemen pelumasan.

ILMA ditujukan untuk membantu pelanggan meningkatkan pemahaman teknis mengenai penggunaan dan pengelolaan pelumas. Programnya didukung tenaga spesialis teknis berpengalaman, berpendidikan tinggi, serta memiliki kompetensi dan sertifikasi yang relevan.

Materi dan layanan yang ditawarkan mencakup bantuan teknis (technical assistance), pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pelatihan internal (in-house training), pemetaan kompetensi (competency mapping), hingga pemecahan masalah teknis (troubleshooting).

Melalui fasilitas ini, Pertamina Lubricants tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga mendukung peningkatan kemampuan pelanggan dalam mengelola pelumasan secara tepat.

Hal tersebut penting bagi sektor industri yang membutuhkan pengoperasian mesin secara optimal, terutama untuk menjaga keandalan peralatan dan mendukung efisiensi pemeliharaan.

Laboratorium LTC Mengantongi Sertifikasi ISO 17025:2017

Untuk menunjang keandalan hasil pengujian, laboratorium LTC juga memiliki sertifikasi ISO/IEC 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Standar ini berkaitan dengan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi, termasuk persyaratan teknis serta sistem manajemen yang mendukung validitas hasil pengujian.

Penerapan standar tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi proses pengujian dan meningkatkan kepercayaan terhadap data yang dihasilkan laboratorium.

Dengan dukungan fasilitas riset, analisis oli, serta pelatihan teknis, LTC menjadi salah satu infrastruktur strategis Pertamina Lubricants dalam mengembangkan solusi pelumasan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Perkuat Inovasi untuk Hadapi Persaingan Global

Persaingan industri pelumas tidak hanya ditentukan oleh harga dan distribusi produk. Kemampuan memahami kebutuhan mesin, mengembangkan formulasi yang tepat, serta memberikan dukungan teknis setelah penjualan juga menjadi faktor penting.

Baca Juga: Urai Antrean di SPBU, Pertamina Terapkan Aturan Ganjil Genap di Wilayah Ini

Melalui Lubricants Technology Center, Pertamina Lubricants berupaya memperkuat seluruh aspek tersebut dalam satu ekosistem riset dan layanan yang terintegrasi.

Baca Artikel Asli