Stiker kerap dijadikan sebagai penghias mobil. Aksesoris ini bagaikan petunjuk identitas sang pemilik mobil. Banyak yang menjadikan stiker sebagai ajang pamer tempat kuliah atau lokasi wisata.
Sebenarnya hal itu sah-sah saja. Akan tetapi, stiker bisa menjadi masalah ketika kita ingn mencopotnya. Itu karena sekali ditempel, stiker akan melekat kuat di bodi atau kaca mobil.
Lantas, bagaimana cara yang aman untuk mencopotnya? Pertama, pastikan bodi atau kaca mobil tempat stiker itu ditempel bersih tanpa debu. Karena itu, momen paling baik melepas stiker adalah pascacuci mobil.
Kedua, panaskan stiker dengan pengering rambut. Pasang suhu pengering rambut di suhu yang panas, hidupkan, lalu panaskan stiker secara merata dari jarak yang dekat.
Stiker harus terasa panas sebelum memulai langkah selanjutnya, tapi jangan sampai udara panas pengering rambut mengenai bodi mobil secara langsung.
Setelah dipanaskan, ambil kartu kredit atau kartu ATM di dompet Anda. Tapi, kali ini kartu tersebut bukan digunakan untuk berbelanja, tapi untuk mengikis stiker dari tepi secara perlahan hingga ke tengah. Jika stiker terdapat di kaca mobil, Anda bisa gunakan silet yang diposisikan mendatar untuk mengikis stiker perlahan dan dengan kesabaran.
Setelah mengikis habis stiker sampai semua bagiannya terlepas dari badan mobil, bersihkan sisa-sisa zat pelekat dari stiker tersebut. Anda bisa menggunakan segala macam minyak alami seperti minyak goreng, minyak kelapa dan lap kering. Jika punya modal lebih, akan lebih baik melakukannya dengan cairan khusus pembersih getah yang tersedia di gerai-gerai aftermarket.