OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Cara Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 Lengkap, Jangan Cuma Asal "N" Ada Risikonya

Pradia Eggi - Jumat, 21 Agustus 2026
OtoTips OtoBrand Tips Mobil Hyundai ioniq 5

KabarOto.com - Parkir paralel pada Hyundai Ioniq 5 sebenarnya bukan hal yang dilarang. Namun, ada prosedur khusus yang perlu dilakukan jika mobil harus ditinggalkan dalam kondisi dapat digeser oleh petugas parkir.

Hal ini berbeda dengan mobil konvensional yang umumnya cukup dipindahkan ke posisi netral dan melepas rem tangan. Pada Hyundai Ioniq 5, sistem pengoperasian transmisi sudah menggunakan kontrol elektronik, sementara rem parkir juga bekerja secara elektrik.

Artinya, pengemudi tidak bisa sekadar memindahkan posisi transmisi ke N (Neutral) lalu meninggalkan kendaraan.

Lantas, bagaimana cara parkir paralel Hyundai Ioniq 5 yang benar?

Ioniq 5 Perlu Prosedur Khusus Saat Parkir Paralel

Pada dasarnya, posisi N membuat Ioniq 5 tidak mengirimkan tenaga penggerak ke roda. Kondisi ini memungkinkan mobil digeser secara manual apabila diperlukan.

Masalahnya, Ioniq 5 menggunakan sistem shift-by-wire. Pengoperasian transmisi dilakukan melalui kontrol elektronik, bukan mekanisme tuas transmisi konvensional.

Hyundai juga menggunakan Electronic Parking Brake (EPB) yang dapat bekerja secara otomatis dalam kondisi tertentu.

Karena itu, posisi transmisi dan rem parkir harus diperhatikan secara bersamaan. Jika hanya memindahkan transmisi ke N tetapi rem parkir masih aktif, roda kendaraan tetap dapat terkunci sehingga mobil tidak bisa digeser dengan mudah.

Hyundai Ioniq 5 kondisi bekas kembali dilirik para pemburu mobil listrik premium.

Cara Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5

Nah, bagian yang berbeda dimulai ketika Ioniq 5 harus ditinggalkan dan tetap bisa digeser.

1. Pastikan Ioniq 5 Dalam Kondisi Menyala

Langkah pertama adalah pastikan kendaraan dalam kondisi menyala sehingga fungsi transmisi dan rem parkir dapat dioperasikan.

Tekan pedal rem sebelum melakukan perubahan posisi. Jangan melakukan prosedur ini ketika kendaraan masih bergerak.

2. Lepaskan Electric Parking Brake

Sebelum membuat mobil berada dalam kondisi netral, pastikan Electronic Parking Brake sudah dilepas.

Perhatikan indikator pada panel instrumen. Jangan hanya mengandalkan posisi transmisi N karena rem parkir merupakan sistem yang bekerja secara terpisah.

Hyundai sendiri dalam buku panduannya menekankan bahwa rem parkir harus berada dalam kondisi tidak aktif ketika kendaraan hendak dibuat netral untuk kebutuhan parkir paralel.

3. Pastikan Auto Hold Tidak Aktif

Jika fitur Auto Hold sedang aktif, nonaktifkan terlebih dahulu.

Fitur ini memang berguna saat berkendara di tengah kemacetan karena dapat menahan kendaraan setelah berhenti. Namun, ketika mobil harus dapat digeser secara manual, sistem penahan kendaraan tersebut tidak boleh tetap bekerja.

Dengan kata lain, sebelum meninggalkan Ioniq 5, pastikan tidak ada sistem yang masih menahan roda kendaraan.

4. Pilih Posisi N

Setelah kondisi kendaraan siap, pilih posisi N (Neutral) menggunakan rotary gear selector. Buku Manual Hyundai menjelaskan bahwa posisi N dipilih dengan memutar rotary gear shift dial ke posisi N sambil menginjak pedal rem.

Perhatikan panel instrumen dan pastikan indikator transmisi benar-benar menunjukkan N. Jangan langsung keluar dari mobil sebelum memastikan status tersebut.

5. Matikan Kendaraan Sesuai Prosedur

Ini menjadi bagian yang paling penting. Hyundai Mobil Indonesia memberikan prosedur khusus untuk mempertahankan Ioniq 5 dalam kondisi netral.

Salah satu tahapannya adalah melakukan proses mematikan kendaraan dan memindahkan posisi transmisi ke N secara bersamaan.

Dengan prosedur tersebut, kendaraan dapat ditinggalkan dalam kondisi yang memungkinkan untuk digeser ketika diperlukan.

6. Pastikan Mobil Bisa Digeser

Sebelum meninggalkan kendaraan, pastikan kembali bahwa roda tidak terkunci.

Jika mobil memang dipersiapkan untuk parkir paralel dan akan digeser petugas, Ioniq 5 harus dapat bergerak tanpa harus mengaktifkan sistem penggerak listrik.

Jangan memaksa kendaraan apabila terasa tertahan. Jika roda masih terkunci, periksa kembali indikator transmisi dan rem parkir sebelum meninggalkan mobil.

Ada Risiko Jika Ioniq 5 Terlalu Lama di Posisi N

Baterai 12V Hyundai Ioniq 5.

Ada hal lain yang perlu diperhatikan. Ketika Ioniq 5 dipertahankan dalam kondisi tertentu agar tetap berada di posisi N, sejumlah sistem elektronik kendaraan dapat tetap membutuhkan suplai listrik.

Inilah alasan mengapa parkir paralel dalam waktu lama perlu dibedakan dengan sekadar melakukan manuver parkir paralel.

Masalah yang berpotensi muncul bukan karena roda mobil digeser, melainkan karena sistem kelistrikan kendaraan dapat terus aktif sehingga berpengaruh terhadap baterai 12V.

Pembahasan mengenai hal ini kembali mencuat setelah muncul keluhan pengguna Ioniq 5 yang mengalami mobil tidak dapat beroperasi setelah sebelumnya diparkir paralel.

Sejumlah laporan terbaru juga menyoroti risiko terkurasnya baterai 12V ketika sistem kendaraan dipertahankan dalam kondisi siaga untuk menjaga posisi netral.

Baterai 12V Berbeda dengan Baterai Utama Ioniq 5

Pemilik mobil listrik perlu memahami perbedaan dua jenis baterai yang ada di kendaraan. Baterai tegangan tinggi atau high-voltage battery merupakan sumber energi utama untuk menggerakkan motor listrik.

Sementara itu, baterai 12V digunakan untuk menjalankan berbagai perangkat elektronik dan sistem kontrol kendaraan.

Jadi, ketika baterai 12V bermasalah, bukan berarti baterai utama Ioniq 5 mengalami kerusakan.

Manual Ioniq 5 sendiri menjelaskan keberadaan baterai 12V auxiliary yang digunakan untuk mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan. Hyundai juga menyediakan prosedur jump-start khusus apabila baterai 12V mengalami kondisi discharge.

Karena itu, istilah "parkir paralel merusak baterai Ioniq 5" kurang tepat.

Yang lebih akurat adalah, prosedur mempertahankan mobil dalam kondisi netral dalam waktu lama dapat memberikan beban pada sistem kelistrikan 12V, tergantung kondisi kendaraan.

Berapa Lama Ioniq 5 Boleh Diparkir Paralel?

Hyundai Ioniq 5 memiliki baterai 12V yang bekerja untuk berbagai fungsi kendaraan.

Tidak ada angka universal yang bisa digunakan untuk semua kondisi. Durasi aman sangat bergantung pada kondisi baterai 12V, kondisi kendaraan, perangkat elektronik yang aktif, suhu lingkungan, serta bagaimana mobil diposisikan dalam mode netral.

Karena itu, jangan menjadikan satu angka jam sebagai patokan mutlak. Jika mobil hanya perlu digeser sebentar oleh petugas parkir, situasinya tentu berbeda dengan kendaraan yang sengaja ditinggalkan dalam kondisi N selama berjam-jam atau bahkan semalaman.

Untuk parkir dalam waktu lama, pilihan paling aman adalah menggunakan mode P dan rem parkir apabila kendaraan tidak perlu digeser.

Ada satu hal yang sering terlupakan ketika membahas parkir paralel. Jika kendaraan berada di posisi N dan rem parkir dilepas, mobil dapat bergerak bebas.

Karena itu, jangan meninggalkan Ioniq 5 dalam kondisi tersebut di permukaan yang menanjak atau menurun.

Hyundai sendiri memberikan panduan keselamatan mengenai kendaraan yang ditinggalkan dalam posisi netral tanpa rem parkir. Untuk kondisi tertentu, kendaraan perlu dipastikan tidak dapat bergerak secara tidak sengaja.

Permukaan datar tetap menjadi pilihan paling aman.

Jadi, Kesimpulannya Apakah Hyundai Ioniq 5 Boleh Parkir Paralel? jawabannya boleh. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mobil ditinggalkan setelah parkir.

Jika Ioniq 5 hanya diparkir seperti biasa dan tidak perlu digeser, gunakan posisi P sesuai prosedur normal. Sebaliknya, apabila petugas parkir membutuhkan ruang untuk menggeser kendaraan, posisi N dapat digunakan dengan mengikuti prosedur Hyundai.

Jangan hanya memindahkan transmisi ke N tanpa memastikan kondisi rem parkir dan status kendaraan.

Baca Artikel Asli