Desain Yamaha YZR-M1 Semakin Mirip Ducati Desmosedici
KabarOto.com - Yamaha meluncurkan motor baru YZR-M1 untuk menghadapi musim MotoGP 2026. Selain berganti mesin V4, secara desain Yamaha M1 semakin mirip Ducati Desmosedici.
Ubahan paling terlihat di bagian depan, Yamaha M1 menggunakan winglet yang mirip dengan Ducati Desmosedici, lalu bentuk windshield menjadi lebih pipih.
Bagian fairing memiliki arsitektur lebih kompak, membuat Yamaha M1 terlihat lebih ramping. Desain masih sama dengan sebelumnya, namun knalpot sedikit ubahan terlihat lebih terekspos.
Bagian lainnya yang mirip Ducati Desmosedici adalah desain stegosaurus atau aerodinamika di bagian buntut. Yamaha M1 memiliki stegosaurus dengan empat sirip.
Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Aprilia RS-GP26 untuk MotoGP 2026
Insinyur Yamaha
Kemiripan desain motor ini, karena banyak insinyur Ducati pindah ke Yamaha. Dua sosok penting Ducati yang menyebrang, yakni Marco Nicotra (insinyur aerodinamika) dan Massimo Bartolini (direktur teknik).
Yamaha sendiri berusaha mengejar ketertinggalannya dari pabrikan Eropa. Oleh sebab itu, mereka merekrut talenta terbaik untuk mengembangkan Yamaha M1.
Takahiro Sumi, General Manager, Motor Sports Development Division, Yamaha Motor Co., Ltd. & Presiden Yamaha Motor Racing mengatakan tahun 2026 menandai dimulainya era V4 Yamaha, dan ini merupakan babak menarik, tetapi membutuhkan disiplin, data, dan dedikasi dari semua pihak yang terlibat, yakni Pabrik kami di Jepang, Yamaha Motor Racing di Italia, Tim Pabrikan, dan Tim Tes kami.
Baca Juga: Filosofi Penampakan Motor MotoGP Anyar Aprilia RS-GP26
Pengembangan Yamaha YZR-M1
"Pengembangan paralel tiga platform tahun lalu memberi kami fondasi untuk tahun ini, sehingga kami sekarang dapat fokus pada pengembangan M1 2026 yang ditenagai mesin V4 baru sambil terus mengerjakan prototipe 2027," ungkap Takahiro Sumi.
Menurutnya, kami telah melihat tanda-tanda yang menggembirakan, seperti peningkatan stabilitas pengereman, potensi akselerasi lebih baik, dan rasa lebih konsisten dalam lap panjang.
"Keberhasilan di awal musim tak hanya akan diukur berdasarkan hasil. Setiap lap menambah pengetahuan yang akan mendorong kami maju. Fokus kami untuk 2026 berpusat pada percepatan kecepatan pengembangan dan memastikan integrasi mulus antara desain, pengujian, dan balap. Kami berupaya untuk terus mendapatkan momentum, hasilnya akan mengikuti," pungkasnya.
Baca Original Artikel