KabarOto.com - Guna menjaga pandangan ke depan tetap jelas dan jernih, mobil memiliki wiper untuk membersihkan permukaan kaca dari debu dan kotoran, serta menyapu air saat hujan turun.
Yang perlu diingat, visibilitas yang leluasa merupakan faktor pendukung keselamatan berkendara, tapi salah satu komponen yang kerap diabadikan adalah air wiper.
Dilansir dari laman resmi Toyota, fungsi air wiper adalah untuk membasuh kaca juga melunakkan debu yang menempel, sehingga saat disapu oleh wiper, debu dan kotoran bisa tersapu dengan lebih efektif.
Baca Juga : Tren Motor Listrik Naik, CEO ALVA Beberkan Kunci Geser Motor ICE
Namun jangan hanya mengandalkan air biasa untuk mengisi tangki air wiper, karena tidak ada kandungan zat pembersihnya. Apalagi kandungan mineralnya juga bisa menimbulkan jamur pada kaca.
Lama kelamaan juga bisa timbul kerak dan lumut pada saluran air wiper, yang ujung-ujungnya bisa membuat aliran air wiper menjadi tersendat. Karenanya ada air khusus wiper dengan formulasi khusus.

Untuk itu kala merawat mobil, tetap perlu memperhatikan kondisi wiper dan air wiper. Mudah saja dan bisa dilakukan diakhir pekan untuk mengisi waktu luang.
Cara paling mudah tentu melihat volume air wiper pada tangki penyimpanan, jika mulai sedikit bisa langsung ditambah. Jangan sampai saat dibutuhkan, tidak ada air wiper yang keluar dari nozzle.
Baca Juga : Nissan Berencana Ekspor Mobil Buatan Cina ke Kanada
Ada pula pengemudi yang jarang menyemprotkan air wiper kekaca mobilnya, alhasil bisa timbul bau tak sedap pada tangki penyimpanan. Hal lainnya kaca malah buram saat disemprot air wiper karena airnya sudah kotor.
Makanya gunakan cairan khusus wiper yang sudah tersedia banyak dipasaran, dan jangan gunakan air dicampur sabun cuci piring atau sabun mandi yang malah bisa meninggalkan kerak pada kaca.
Membiarkan tangki penyimpanan air wiper kosong terlalu lama juga berbahaya, bisa menyebabkan pompa wiper cepat rusak. Yuk, coba dicek kondisi air wiper mobil kesayangan.