Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sering Terabaikan, Ini Tanda Wiper Mobil Harus Segera Diganti

Kamis, 12 Maret 2026
Sering Terabaikan, Ini Tanda Wiper Mobil Harus Segera Diganti

Tanda Wiper Mobil Harus Segera Ganti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Pergantian cuaca seringkali menjadi tantangan bagi pengemudi. Selain kondisi mesin, komponen lain yang sering terlupakan namun fatal fungsinya adalah bilah wiper. Banyak pengendara baru menyadari wiper bermasalah saat pandangan mereka benar-benar tertutup air di tengah hujan deras. Hal ini tentu sangat berbahaya.

Perlu diketahui bahwa wiper memiliki masa pakai terbatas. Karena letaknya di luar dan bersentuhan langsung dengan cuaca ekstrem, karet wiper adalah komponen yang paling cepat mengalami degradasi.

Banyak yang salah kaprah mengira wiper hanya rusak karena sering digunakan saat hujan. Faktanya, musuh utama wiper di Indonesia adalah paparan sinar matahari saat mobil terparkir.

Suhu panas membuat karet wiper kehilangan elastisitasnya, menjadi keras, dan getas. Karet yang sudah mati tidak akan bisa menyapu air dengan sempurna. Alih-alih bersih, kaca justru akan terlihat buram atau bergaris.

Baca Juga: Kata Siapa Moge Enggak Bisa Dipakai untuk Harian? Simak Tips Ini

Cek Gejala "3S": Streaking, Squeaking, Skipping

Sebelum berkendara, pemilik mobil disarankan melakukan pengecekan mandiri dengan mengenali gejala 3S:

  • Streaking (Bergaris): Munculnya garis-garis air pada kaca yang menandakan ada bagian karet yang sudah robek atau sompel.
  • Squeaking (Berdecit): Suara decitan yang mengganggu telinga adalah tanda karet sudah mengeras dan tidak lagi licin saat bergesekan dengan kaca.
  • Skipping (Melompat): Wiper tidak menyapu dengan gerakan halus, melainkan melompat-lompat, sehingga meninggalkan area yang tidak tersapu air.

Baca Juga: Musim Hujan Saat Liburan, Ini Cara Maksimalkan Performa Wiper

Secara umum, produsen menyarankan penggantian wiper setiap 6 hingga 12 bulan sekali. Namun, jika mobil sering dijemur di bawah terik matahari tanpa perlindungan, penggantian bisa terjadi lebih cepat.

Pengemudi juga diingatkan untuk tidak menyalakan wiper saat kaca dalam keadaan kering dan berdebu. Gesekan antara karet dan debu kasar tidak hanya merusak wiper, tetapi juga berisiko menimbulkan baret permanen pada kaca depan dan biayanya jauh lebih mahal untuk diperbaiki.

Tags:

#Wiper #Karet Wiper #Tips Mobil Banjir
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan