KabarOto.com - Karoseri Laksana menargetkan dapat memproduksi sebanyak 1.000 unit lebih bus dalam waktu satu tahun. Di mana, produksinya sempat terganggu saat pandemi Covid-19 melanda.
Menurut keterangan Direktur Komersial Laksana, Alvin Arman mengungkapkan produksi bus Laksana sempat terganggu saat pandemi kemarin.
"Di tahun ini Laksana menargetkan produksi bus sebanyak lebih dari 1.000 unit per tahun. Target ini seperti pencapaian di tahun-tahun sebelum pandemi," jelas Alvin.
Baca Juga: Simulasi Uji Tabrak Bagian Depan Karoseri Laksana, Begini Prosedurnya
Menurutnya, secara spesifik kami ingin menargetkan di angka 1.200-an unit. Sebab, pencapaian sebelumnya di angka bisa tembus 1.200-1.300 unit, dan mencoba ke level tersebut.
"Tantangan transportasi bus dihadapkan dengan kelangkaan sasis bus, khususnya untuk sasis-sasis untuk bus berukuran besar," ungkap Alvin.
Sebagai informasi, karoseri Laksana memasarkan beberapa model bus, yakni SR3 Panorama HD, SR3 Panorama XHD, SR3 HD Prime, SR3 XHD Prime, SR2 Double Decker, SR3 Suite Class, SR3 Suites Combi, Discovery, Tourista 2100, Tourista 2300, Cityline3 LE, Cityline3 HD, dan Nucleus.
Baca Juga: Desainnya Banyak Ditiru, Karoseri Laksana Tidak Ambil Jalur Hukum
Bus-bus racikan Laksana banyak digunakan untuk bus perkotaan seperti TransJakarta, bus pariwisata dan banyak digunakan untuk armada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi).
Bukan hanya untuk pasar indonesia, Laksana juga mengekspor produk ke beberapa negara, seperti Bangladesh, Kepulauan Fiji, Timor Leste dan Laos.