KabarOto.com - Kendaraan bermotor listrik tumbuh semakin kuat di pasar Eropa seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan rendah emisi. Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik berbasis baterai atau battery-electric vehicle (BEV) terus mencatat kenaikan penjualan hingga mulai menyaingi kendaraan berbahan bakar bensin.
Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang lima bulan pertama tahun ini, pangsa pasar kendaraan listrik di Uni Eropa mencapai sekitar 20 persen. Jika digabungkan dengan Inggris dan negara-negara European Free Trade Association (EFTA), pangsa pasar tersebut meningkat menjadi 21,4 persen, hanya terpaut tipis dari mobil bensin.
Baca Juga: Subaru Uncharted 2027 Dibanderol Rp570 Jutaan, Jadi Mobil Listrik Termurah
Media otomotif Carscoops melaporkan bahwa pada Mei, kendaraan listrik bahkan berhasil mengungguli mobil bensin murni jika perhitungan mencakup Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara EFTA. Pangsa pasar kendaraan listrik mencapai 23,3 persen, sementara mobil bensin berada di angka 21,7 persen.
"Battery-electric vehicles overtook pure gasoline cars to become Europe's third most popular powertrain in May, trailing only conventional hybrids," tulis Carscoops dalam laporannya.
Permintaan Kendaraan Listrik Meningkat
Lonjakan permintaan kendaraan listrik terjadi di sejumlah pasar utama. Italia mencatat pertumbuhan penjualan BEV sebesar 75,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Prancis menyusul dengan kenaikan 55,4 persen, sedangkan Jerman mencatat pertumbuhan 40,9 persen.
Peningkatan tersebut didukung oleh semakin banyaknya pilihan model kendaraan listrik, perluasan jaringan pengisian daya, serta kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Di sisi lain, penjualan kendaraan bermesin konvensional terus mengalami penurunan. Registrasi mobil bensin di Uni Eropa turun 18,2 persen hingga akhir Mei, sementara kendaraan diesel turun 16,6 persen. Penurunan terbesar terjadi di Prancis, diikuti Spanyol dan Jerman.
Merek Tiongkok Tingkatkan Penjualan
Selain produsen Eropa, merek-merek otomotif asal Tiongkok turut menjadi motor pertumbuhan pasar kendaraan listrik. BYD, Geely, SAIC, Chery, Leapmotor, hingga Xpeng berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan sepanjang tahun ini.
Kehadiran mereka membuat persaingan semakin ketat sekaligus menawarkan lebih banyak pilihan kendaraan listrik dengan harga yang kompetitif.
Melihat tren saat ini, kendaraan bermotor listrik tumbuh bukan lagi sekadar fenomena sementara. Peralihan konsumen menuju mobilitas berbasis listrik diperkirakan akan terus berlanjut seiring perkembangan teknologi baterai, investasi infrastruktur pengisian daya, serta target pengurangan emisi karbon yang diterapkan berbagai negara di Eropa.