KabarOto.com - Hyundai menghadapi tekanan di pasar Eropa sepanjang paruh pertama 2026. Wholesales Hyundai ke dealer di kawasan tersebut turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kondisi ini dipengaruhi oleh jajaran produk yang mulai menua serta persaingan yang semakin ketat, terutama dari merek-merek asal China.
Untuk membalikkan kondisi tersebut, Hyundai mengandalkan sejumlah model baru yang akan diluncurkan mulai akhir tahun ini hingga awal 2027.
Baca Juga : CBU Indonesia, Hyundai Stargazer X Siap Mengaspal di Malaysia
Daftar Isi
Mobil Listrik Hyundai
Daftar Isi
Salah satu yang paling penting adalah generasi terbaru Tucson, SUV yang selama ini menjadi salah satu model terlaris Hyundai di Eropa. Hyundai juga tengah memperkuat portofolio kendaraan listrik melalui kehadiran Ioniq 3.
Model listrik terbaru tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan Hyundai di segmen EV, sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi semakin banyaknya mobil listrik dari China. Hyundai menargetkan penjualan sekitar 20.000 unit Ioniq 3 di Eropa hingga akhir 2026.

Selain Tucson, Hyundai disebut akan mengganti seluruh tiga model terlarisnya pada akhir 2026 atau awal 2027. Strategi tersebut menjadi bagian penting untuk menyegarkan portofolio yang dinilai mulai tertinggal dari perkembangan pasar.
Persaingan Produsen China
Tekanan juga terlihat dari sisi profitabilitas. Margin operasional perusahaan di Eropa turun pada paruh pertama tahun ini. Menunjukkan bahwa tantangan Hyundai bukan hanya mempertahankan volume penjualan, tetapi juga menjaga keuntungan di tengah kompetisi harga yang semakin ketat.
Baca Juga : Mitsubishi Motors Raih 3.212 SPK di GIIAS 2026, New Xforce HEV Laris!
Persaingan dari produsen China menjadi perhatian khusus. Merek-merek China semakin agresif menawarkan kendaraan listrik dengan teknologi dan harga kompetitif, sehingga produsen tradisional seperti Hyundai perlu mempercepat pembaruan produk.
Dengan menghadirkan Tucson generasi baru, Ioniq 3, serta pembaruan terhadap model-model utama lainnya, Hyundai berharap dapat mengembalikan momentum penjualan di Eropa.