KabarOto.com - Hyundai akhirnya mulai membuka lebih banyak detail soal Hyundai Ioniq 3 versi standar untuk pasar Eropa. Sebelumnya sempat muncul dalam balutan varian N Line yang sporty, kini tampilan regulernya justru terlihat lebih kalem dan ramah buat penggunaan harian.
Secara desain, Hyundai Ioniq 3 mengusung konsep Aero Hatch. Artinya, mobil ini memadukan gaya hatchback, fastback, dan sedikit sentuhan crossover dalam satu paket.
Beda Hyundai Ioniq 3 Standar dengan N Line
Bedanya dengan versi N Line, tampilan Ioniq 3 standar ini lebih clean. Bagian bumper depan dibuat lebih sederhana tanpa aksen agresif, termasuk hilangnya ornamen hitam yang sebelumnya cukup dominan.
Ciri khas lampu LED dengan empat titik tetap dipertahankan, jadi identitasnya masih kuat. Dari samping, tampilannya juga lebih simpel dengan spion sewarna bodi dan pilihan pelek 16 sampai 18 inci.
Di bagian belakang, spoiler terlihat lebih kecil dan diffuser juga dibuat lebih minimalis. Intinya, Hyundai Ioniq 3 versi standar ini lebih cocok buat yang cari mobil listrik stylish tapi nggak terlalu mencolok.
Masuk ke interior, nuansanya berubah cukup signifikan. Kalau versi N Line dominan gelap, di sini justru lebih terang dan terasa lega.
Baca Juga: Fiat Topolino Sport dan Vilebrequin Meluncur, Berani Adu Imut?
Hyundai menyebut konsep kabinnya sebagai furnished space alias ruang yang dibuat senyaman mungkin seperti ruangan rumah.
Fitur baru yang menarik adalah sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android. Layarnya tersedia dalam ukuran 12,9 inci atau 14,6 inci tergantung varian, dan bisa dipadukan dengan panel instrumen digital.
Menariknya lagi, Hyundai juga menghadirkan Pleos App Market dengan sekitar 30 aplikasi saat peluncuran. Jumlah ini kemungkinan bakal terus bertambah.
Untuk interaksi, ada asisten suara AI bernama Gleo yang diklaim bisa diajak ngobrol secara natural.
Baca Juga: BAIC BJ30 Hybrid FWD Tembus 1.032 Km Sekali Isi Bensin, Terbukti Efisien Lewati Rute Ekstrem!
Dua Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh
Beralih ke performa, Hyundai Ioniq 3 bakal hadir dalam dua pilihan utama, yaitu Standard Range dan Long Range.
Versi standar punya tenaga 144 dk dengan baterai 42,2 kWh, dan mampu menempuh jarak sekitar 344 km (WLTP).
Sementara varian Long Range menawarkan jarak lebih jauh hingga 496 km berkat baterai 61 kWh, meskipun tenaganya sedikit lebih kecil di angka 133 dk.
Mobil listrik ini dibangun di atas platform E-GMP 400 Volt, yang juga dipakai oleh beberapa model lain di keluarga Hyundai-Kia.
Untuk saat ini, harga resmi Hyundai Ioniq 3 di Eropa memang belum diumumkan. Tapi produksi sudah berjalan di pabrik Hyundai di Turki, dan unit pertamanya diperkirakan mulai mengaspal pada kuartal ketiga 2026.
Baca Juga: Lynk & Co 07 GT Wagon 2026 Bermesin Hybrid Performa Tinggi 530 Dk