KabarOto.com - BAIC BJ30 Hybrid diklaim membawa efisiensi yang cukup ambisius dari pabrikan. SUV ini disebut mampu menempuh hingga sekitar 1.000 km dalam sekali pengisian bahan bakar, berkat kombinasi mesin bensin 1.500 cc turbo dengan motor listrik yang bekerja melalui sistem hybrid modern.
Teknologi ini memungkinkan distribusi tenaga lebih efisien, terutama saat kondisi stop and go maupun cruising di kecepatan konstan.
Didukung regenerative braking dan manajemen energi pintar, konsumsi bahan bakar dapat ditekan tanpa mengorbankan performa. Menariknya, dalam pengujian nyata, capaian tersebut tidak hanya terpenuhi, tetapi juga terlampaui.
Saat pengujian BAIC BJ30 Hybrid tipe FWD berhasil mencatat jarak hingga 1.032 km dalam sekali isi penuh tangki bahan bakar melalui rute kombinasi, mencakup kondisi lalu lintas padat, jalanan terjal dan ekstrem hingga jalan tol yang lebih lancar.
Terdapat 5 orang penumpang saat menjalani pengetesan dan juga muatan penuh pada bagasi belakang.
Hasil ini menunjukkan bahwa klaim pabrikan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bisa direalisasikan dalam penggunaan sehari-hari, sekaligus menegaskan karakter BJ30 Hybrid sebagai SUV yang efisien dan siap diajak perjalanan jarak jauh.
Rute Pengujian BAIC BJ30 Hybrid FWD
1. Melintasi Rute Kombinasi Depok-Ciamis
Perjalanan mudik menggunakan BAIC BJ30 Hybrid FWD pada rute ini dimulai dari Pamulang, Tangerang Selatan, lalu masuk ke jalur tol melalui Tol Serpong–Cinere sebelum melanjutkan ke arah Cibinong dan Bogor.
Setelah keluar dari tol, perjalanan berlanjut ke jalur arteri menuju kawasan Puncak hingga ke arah Cianjur, dengan sempat singgah di Sate Maranggi Sari Asih.
Rute kemudian diteruskan melewati Bandung bagian barat hingga masuk ke jalur lingkar Nagreg yang terkenal padat saat musim mudik, sebelum akhirnya melintasi Garut Kota, Singaparna, dan berakhir di Ciamis, Jawa Barat.
Total perjalanan mencapai sekitar 349 km penggunaan mode berkendara Eco dan Sport, dengan kombinasi jalan tol, jalur pegunungan, serta lalu lintas padat khas mudik, menjadikannya rute ideal untuk menguji efisiensi dan kenyamanan hybrid dalam berbagai kondisi jalan. Rute: https://maps.app.goo.gl/qYDUWZ3P7n6FpzDA6
Baca Juga: Tes Mudik BAIC BJ30 Hybrid FWD, Uji Ketangguhan Performanya Sejauh 320 Km
2. Arungi Rute Terjal dan Ekstrem Ciamis-Jogja
Perjalanan mudik dari Ciamis menuju Yogyakarta menggunakan BAIC BJ30 Hybrid FWD pada rute ini dimulai dari Ciamis menuju Banjar, lalu berlanjut ke arah Jawa Tengah hingga masuk ke jalur ekstrem Kaligesing-Jatimulyo-Nanggulan.
Medan di titik ini dikenal menantang, dengan tanjakan curam dan ekstrem, turunan tajam, serta tikungan menanjak yang menguji traksi dan tenaga mobil.
Dalam kondisi seperti ini, penggunaan mode berkendara sport menjadi krusial untuk memaksimalkan semburan torsi dari kombinasi mesin bensin dan motor listrik, sehingga mobil tetap responsif saat menanjak tanpa kehilangan momentum.
Rute sepanjang sekitar 292 km ini menghadirkan kombinasi jalan nasional, jalur perbukitan, dan kontur naik-turun, menjadikannya pengujian nyata bagi performa, kestabilan, dan ketahanan sistem hybrid dalam menghadapi medan berat saat perjalanan mudik. Rute: https://maps.app.goo.gl/EPpqpYz6Viuy32wz6
Baca Juga: BAIC BJ30 HEV Punya Tiga Varian, Diperkenalkan di IIMS 2026
3. Arus Balik Jogja-Cirebon
Perjalanan balik menggunakan BAIC BJ30 Hybrid FWD pada rute ini dimulai dari kawasan Yogyakarta, tepatnya dari sekitar Gaia Cosmo Hotel, lalu masuk ke Tol melalui Gerbang Tol Purwomartani dan melanjutkan perjalanan ke arah utara melewati ruas Tol Semarang, termasuk Gerbang Tol Banyumanik hingga kawasan Kota Lama Semarang.
Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Tol Trans-Jawa menuju arah barat, melintasi Gerbang Tol Kalikangkung dan akhirnya berhenti di Rest Area KM 229B Tol Kanci-Pejagan.
Menariknya, seluruh perjalanan sejauh sekitar 1.032 kilometer ini ditempuh hanya dengan satu kali pengisian full tank sejak awal keberangkatan, dan pengisian bahan bakar baru dilakukan di titik akhir tersebut.
Hal ini menegaskan efisiensi sistem hybrid BJ30, yang mampu menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit meski melahap kombinasi jalur tol dengan kecepatan tinggi dan perjalanan jarak menengah khas arus balik mudik. Rute: https://maps.app.goo.gl/EVmaJTHzSkK75Fga7
Hasil Pengujian BAIC BJ30 Hybrid FWD
Berdasarkan data perjalanan "Since Fueling" BAIC BJ30 Hybrid FWD yang terdapat pada instrumen digital 10,25 inci ini, telah menempuh jarak sejauh 921,4 km dengan total waktu berkendara selama 29 jam 5 menit pada kecepatan rata-rata 31 kpj, sebuah angka yang mencerminkan padatnya arus lalu lintas mudik namun tetap dikelola dengan sangat baik oleh sistem Magic Core Hybrid dari BJ30.
Backbone
Efisiensi bahan bakarnya sangat impresif di angka 5,1 L/100 km setara 19,6 kpl, membuktikan mode ECO yang aktif serta indikator EV hijau bekerja optimal dalam memaksimalkan penggunaan motor listrik.
Di sisi kiri, panel menunjukkan sisa jangkauan bensin sebesar 111 km, maka secara matematis sisa BBM di tangki sekitar 5,6 liter. Jika dijumlahkan dengan jarak yang sudah ditempuh (921,4 km + 111 km), maka SUV hybrid seharga Rp529 juta ini sudah mencapai angka fantastis 1.032,4 km dalam satu kali pengisian penuh.
Sebagai catatan, jangkauan tersisa 111 km harusnya bisa diteruskan, namun kami kembali lakukan pengisian BBM di KM 229B sebagai bentuk antisipasi, demi keamanan perjalanan arus balik mudik saat melintasi Tol Kanci-Pejagan.
Spesifikasi BAIC BJ30 Hybrid FWD
| Properti | BAIC Indonesia |
| Model | BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD Lite |
| Harga | Rp 529 Juta |
| Dimensi | Panjang 4.730 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.790 mm |
| Sumbu Roda | 2,820 mm |
| Mesin | Turbo 4 Silnder berkapasitas 1.500 cc |
| Baterai | 1,67 kWh |
| Tenaga & Torsi Mesin | 155 dk & 235 Nm |
| Tenaga & Torsi Listrik | 174 dk & 315 Nm |
| Transmisi | DHT |
| Penggerak | Roda depan |
| Suspensi | MacPherson strut (depan) & multi-link (belakang) |
| Rem | Cakram (depan & belakang), ABS |
| Pelek & Ban | 19 Inci, 235/60 R19 |
| Konsumsi BBM | 19,6 kpl |
| Rute Pengujian | Depok-Cianjur-Cimahi-Cileunyi-Nagreg-Garut-Singaparna-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar-Purwokerto-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo-Jogjakarta-Semarang-Pejagan |

